Otosia.com PT Tata Motors Indonesia (TMI) mengaku siap memproduksi mobil berbahan bakar alternatif untuk pasar Indonesia. Salah satu produk yang siap menggunakan bahan bakar gas adalah mobil mungil Tata Nano, yang siap dipasarkan tahun depan.
Advertisement
"Tata Motors Indonesia, saat ini sedang mempelajari pasar Indonesia, hubungannya dengan minat penggunaan bahan bakar alternatif CNG pada kendaraannya. Dan mengkaji kedalaman potensi pasar CNG di segmen kendaraan komersial dan transportasi umum," ujar Biswadev Sengupta, Presiden Direktur TMI.
Selain Nano, TMI menampilkan beberapa kendaraan dengan bahan bakar alternatif, Compressed Natural Gas (CNG).
"Tata Motors telah siap dengan energi alternatif dalam portofolio produknya. Mulai dari hybrid, diesel-electric hybrid, fuel cell, dan elektrik. Kali ini kami menampilkan koleksi kendaraan CNG kami. Tata Xenon CNG (single cab), Tata Nano CNG, Tata Starbus CNG, dan Tata Magic CNG," lanjut Biswadev.
Biswadev menambahkan bahwa market kendaraan Tata Motors dengan bahan bakar CNG telah meluas di seluruh dunia. Tata Motors mengembangkan CNG secara in-house terpadu dilakukan oleh insinyurTata Motors, tidak melalui tangan ketiga atau after market.
Keuntungan pengembangan secara langsung adalah konsumen dapat menikmati sistem CNG dan instalasinya yang lebih aman.
Sistem CNG yang dikembangkan oleh Tata Motors, mensuplai bahan bakar melalui electronic injectors atau CNG Injection System yang menjamin suplai bahan bakar presisi. CNG Injection system Tata Motors telah diuji langsung dan dinyatakan lolos uji oleh Tata Motors Engineering.
Sistem CNG Tata Motors juga menyangkut 16 bit CNG ECU yang menjamin respon bahan bakar ke mesin lebih cepat dan ECU-nya dapat deprogram ulang. Sementara data ECU dapat dikirim melalui internet. Hal ini sangat membantu saat konsumen membutuhkan layanan After Sales darurat.
CNG Injection Sytem Tata Motors memiliki fitur Automatic Changeover Program. Sebuah fitur khusus bagi Tata Nano CNG bi-Fuel (CNG dan Mesin Bensin) yang memungkinkan mesin beroperasi dengan smooth dan temperatur mesin terkontrol dengan baik.
Fitur ini juga menjamin nihilnya potensi kerusakan mesin dan perubahan dari mode bahan bakar satu ke bahan bakar lainnya lebih aman dan menghilangkan potensi kecelakaan.
(kpl/nzr/bun)