Otosia.com Otosia.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengakui, kuota subsidi BBM yang ditetapkan sebesar 46,01 juta kiloliter (kl) tidak akan cukup hingga akhir tahun ini. Dia menuding, pertumbuhan mobil dan motor yang semakin besar menjadi penyebab konsumsi BBM subsidi semakin tinggi. "Pertambahan mobil 1,1 juta mobil, sepeda motor sembilan juta, jadi kalau hitungan kasar saja, motor yang lahir setiap tahun seperti itu, tapi motor yang meninggal sedikit sekali," ujar Jero usai peluncuran buku hemat energi di TMII, Jakarta, Kamis (14/3). Selain itu, kata Jero, makin banyaknya mobil dan motor bukan hanya karena produksi mobil baru yang semakin besar, tapi masih digunakannya motor dan mobil kelahiran 1970-an. "Motor tahun 70 masih nyala, makin tua makin antik makin menghabiskan BBM. Kebutuhan untuk BBM makin meningkat," ungkap dia. Jero Wacik menjelaskan kalau subsidi BBM yang semakin terbatas tapi BBM non subsidi tidak terbatas. Namun hingga saat ini, masyarakat Indonesia lebih banyak yang memakai BBM bersubsidi. "Yang repot mengajak masyarakat kelas menengah mampu, janganlah memakai BBM bersubsidi," katanya. (mdk/sau/noe)
Advertisement