Menu dan Muller Kibarkan Chevrolet di Ajang WTCC

Para pembalap Cruze dan Chevrolet berhasil menunjukkan kerja sama tim yang hebat di Maroko, menduduki dua posisi 1-2-3, dalam akhir pekan paling sukses bagi Chevrolet di ajang WTCC. Alain Menu mengamankan kemenangan keduanya di musim 2012, mengungguli Rob Huff dan Yvan Muller dalam race pertama, di mana pembalap Cruze lainnya terbantu oleh posisi awal yang menguntungkan.

oleh Redaksi OtosiaDiterbitkan 17 April 2012, 09:35 WIB
Pembalap Cruze dan Chevrolet mendominasi ajang WTCC
Kapanlagi.com - Para pembalap Cruze dan Chevrolet berhasil menunjukkan kerja sama tim yang hebat di Maroko, menduduki dua posisi 1-2-3, dalam akhir pekan paling sukses bagi Chevrolet di ajang WTCC. Alain Menu mengamankan kemenangan keduanya di musim 2012, mengungguli Rob Huff dan Yvan Muller dalam race pertama, di mana pembalap Cruze lainnya terbantu oleh posisi awal yang menguntungkan.

Otosia.com Race kedua jauh lebih terbuka dan sulit diprediksi karena pembalap Chevrolet memulai balapan dari baris ketiga dan keempat. Meski demikian, para pembalap kompak melancarkan tekanan yang fantastis dan mendebarkan, di mana Yvan Muller memimpin di depan dan tiga pengemudi lainnya menyusul para rival dan menyalip mereka satu per satu dengan perebutan posisi yang sangat ketat pada jalur sirkuit yang sempit.

Balapan diakhiri dengan Yvan Muller meraih kemenangan musim keempatnya, mendahului Huff dan Menu. Dengan hasil luar biasa ini, Chevrolet melanjutkan kepemimpinannya dalam klasemen pabrikan, sementara ketiga pembalap Chevy kini dengan mantap menduduki posisi teratas di klasemen pembalap.

"Sungguh pengalaman luar biasa dapat memenangkan race pertama dan menambahkan Marrakech ke dalam daftar kemenangan di sirkuit jalanan. Tentunya, saat pembalap memulai balapan dari sirkuit seperti ini, segalanya menjadi lebih mudah, namun, tetap merupakan hal penting untuk tidak membuat kesalahan dan berhati-hati untuk tidak melanggar trotoar yang bisa sangat berbahaya di sini. Mobil saya banyak melompati trotoar, dan ini sungguh terasa aneh dari belakang kemudi, membuat saya merasa bersalah pada suspense mobil!" ujar Alain Menu. (kpl/prl/bun)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya