Kompak Naik! Daftar Harga BBM Pertamina dan SPBU Swasta Terbaru Per 1 Desember 2025

Simak Daftar Harga BBM Pertamina dan SPBU Swasta Terbaru Per 1 Desember 2025 yang kompak mengalami penyesuaian. Ketahui jenis BBM mana saja yang naik dan tetap stabil di sini!

oleh Dwi Zain MusofaDiterbitkan 01 Desember 2025, 08:26 WIB
Petugas mengisi BBM ke kendaraan konsumen di SPBU Abdul Muis, Jakarta, Senin (2/7). PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex mulai dari Rp500 hingga Rp900 per liter mulai 1 Juli 2018. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Memasuki bulan Desember 2025, masyarakat pengguna kendaraan bermotor di Indonesia kembali dihadapkan pada penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Berbagai penyedia BBM non-subsidi, seperti Pertamina, Shell, BP AKR, dan Vivo, secara kompak melakukan perubahan harga yang berlaku efektif mulai 1 Desember 2025.

Penyesuaian harga ini mayoritas menunjukkan kenaikan pada berbagai jenis BBM non-subsidi. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap dinamika pasar minyak global serta kebijakan internal masing-masing perusahaan penyedia energi di Tanah Air.

Perubahan ini penting untuk diketahui oleh konsumen agar dapat merencanakan pengeluaran dan memilih jenis bahan bakar yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Meskipun demikian, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar dari Pertamina dilaporkan tetap stabil tanpa perubahan.

Harga BBM Pertamina per 1 Desember 2025

Sejumlah kendaraan mengantri di SPBU kawasan Kuningan, Jakarta, Sabtu (3/9/2022). Pemerintah akhirnya menaikan harga BBM bersubsidi, Adapun harga BBM yang mengalami kenaikan yaitu Pertalite menjadi Rp 10.000 per liter, harga solar menjadi Rp 6.800 per liter dan Pertamax menjadi Rp 14.500 per liter. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

PT Pertamina (Persero) telah resmi melakukan penyesuaian harga untuk produk BBM non-subsidi mereka. Kebijakan ini berlaku mulai Senin, 1 Desember 2025, dan mencakup beberapa jenis bahan bakar yang dijual di berbagai wilayah Indonesia.

Meskipun beberapa jenis BBM non-subsidi mengalami kenaikan, Pertamina memastikan bahwa harga BBM bersubsidi tetap stabil. Pertalite dan Solar, yang merupakan jenis BBM paling banyak digunakan masyarakat, tidak mengalami perubahan harga.

Berikut adalah daftar harga BBM Pertamina yang berlaku di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara per 1 Desember 2025:

  • Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter (Stabil)
  • Solar Subsidi (CN 48): Rp 6.800 per liter (Stabil)
  • Pertamax (RON 92): Rp 12.750 per liter (Naik dari Rp 12.200)
  • Pertamax Green 95: Rp 13.500 per liter (Naik dari Rp 13.000)
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.750 per liter (Naik dari Rp 13.100)
  • Dexlite (CN 51): Rp 14.700 per liter (Naik dari Rp 13.900)
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp 15.000 per liter (Naik dari Rp 14.200)

Harga BBM Shell per 1 Desember 2025

Petugas SPBU Shell mengisi bahan bakar sepeda motor di kawasan bisnis Soewarna, Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Kamis (19/4). Shell menambah SPBU di kawasan Bandara Soetta untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar berkualitas.(Liputan6.com/Angga Yuniar)

PT Shell Indonesia juga turut melakukan penyesuaian harga untuk produk Bahan Bakar Minyak mereka. Perubahan ini berlaku efektif sejak 1 Desember 2025, sejalan dengan operator SPBU lainnya di Indonesia.

Mayoritas produk Shell mengalami kenaikan harga, mencerminkan tren pasar minyak global. Namun, terdapat satu jenis BBM, yaitu Shell V-Power Nitro+, yang dilaporkan mengalami penurunan harga.

Berikut adalah daftar harga BBM Shell yang berlaku di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur per 1 Desember 2025:

  • Shell Super (RON 92): Rp 13.000 per liter (Naik dari Rp 12.680)
  • Shell V-Power (RON 95): Rp 13.630 per liter (Naik dari Rp 13.260)
  • Shell V-Power Diesel (CN 51): Rp 15.250 per liter (Naik dari Rp 14.410)
  • Shell V-Power Nitro+ (RON 98): Rp 13.890 per liter (Turun dari Rp 14.410)

Harga BBM BP AKR per 1 Desember 2025

Sejak pertama kali beroperasi di 2018, jaringan SPBU BP-AKR hingga kini telah mencapai 40 SPBU yang berada di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur. (Dok PT AKR Corporindo)

SPBU BP AKR juga tidak ketinggalan dalam melakukan penyesuaian harga BBM mereka. Seluruh jenis produk yang ditawarkan oleh BP AKR terpantau mengalami kenaikan harga per 1 Desember 2025.

Kenaikan ini meliputi BP 92, BP Ultimate, dan BP Ultimate Diesel, berlaku di berbagai wilayah operasional mereka. Penyesuaian harga ini merupakan bagian dari evaluasi rutin terhadap kondisi pasar dan biaya operasional.

Berikut adalah daftar harga BBM BP AKR yang berlaku di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur per 1 Desember 2025:

  • BP 92 (RON 92): Rp 13.000 per liter (Naik dari Rp 12.680)
  • BP Ultimate (RON 95): Rp 13.630 per liter (Naik dari Rp 13.260)
  • BP Ultimate Diesel (CN 53): Rp 15.250 per liter (Naik dari Rp 14.410)

Harga BBM Vivo per 1 Desember 2025

Sejumlah pengendara melakukan pengisian bahan bakar di SPBU Vivo di kawasan Jakarta, Minggu (4/9/2022). Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan pihak Vivo akan segera menyesuaikan harga BBM murah di Indonesia. Sebelumya Vivo menjual bahan bakar jenis Ron-89 dengan harga dibawah pertalite namun itu hanya untuk menghabiskan stok bahan bakar tersebut. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PT Vivo Energy Indonesia, penyedia BBM dengan merek Vivo, juga melakukan penyesuaian harga untuk produk-produknya. Perubahan harga ini efektif berlaku mulai 1 Desember 2025.

Jenis BBM Revvo 92 dan Diesel Primus menjadi produk yang mengalami kenaikan harga pada awal bulan ini. Penyesuaian ini mengikuti tren umum di pasar BBM non-subsidi Indonesia.

Berikut adalah daftar harga BBM Vivo per 1 Desember 2025:

  • Revvo 92 (RON 92): Rp 13.000 per liter (Naik dari Rp 12.680)
  • Diesel Primus: Rp 15.250 per liter

Faktor Penentu Harga BBM di Indonesia

Khusus Provinsi Sumatera Utara (Sumut) harga Pertamax Turbo (RON 98) terdapat penyesuaian harga menjadi Rp 18.250, Pertamina Dex (CN 53) menjadi Rp 19.250, dan Dexlite (CN 51) menjadi Rp 18.150 per liter

Penetapan harga Bahan Bakar Minyak di Indonesia merupakan hasil dari interaksi berbagai faktor kompleks. Faktor-faktor ini berasal dari lingkup global maupun domestik, yang secara kolektif memengaruhi biaya produksi dan distribusi.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, menyebutkan bahwa kenaikan harga minyak mentah dunia menjadi faktor terbesar. Hal ini berkontribusi sekitar 85% hingga 90% dari total biaya pengadaan BBM.

Selain itu, nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah juga memiliki peran krusial. Pelemahan Rupiah secara langsung meningkatkan biaya impor minyak mentah dan produk BBM, sehingga mendorong kenaikan harga jual di dalam negeri.

Berikut adalah beberapa faktor utama yang menentukan harga BBM di Indonesia:

  • Harga Minyak Mentah Dunia: Fluktuasi harga minyak mentah global secara signifikan memengaruhi biaya produksi.
  • Nilai Tukar Dolar AS terhadap Rupiah: Pelemahan Rupiah membuat impor minyak dan komponen BBM menjadi lebih mahal.
  • Biaya Transportasi dan Logistik: Biaya pengiriman dan distribusi dari kilang hingga SPBU turut memengaruhi harga akhir.
  • Ongkos Operasional Kilang: Biaya yang dikeluarkan untuk proses pengolahan minyak mentah menjadi BBM.
  • Pajak Pemerintah dan Bea Cukai: Pajak dan bea masuk yang dikenakan oleh pemerintah menjadi komponen penting dalam struktur harga.
  • Pembatasan Margin: Kebijakan pemerintah terkait margin keuntungan yang diizinkan bagi perusahaan penyedia BBM.
  • Kualitas BBM: Jenis BBM dengan angka oktan (RON) atau cetane number lebih tinggi serta kadar sulfur rendah memerlukan proses pengolahan lebih kompleks, sehingga harganya lebih tinggi.
  • Subsidi dan Kompensasi Pemerintah: Intervensi pemerintah melalui subsidi dapat menjaga harga tetap terjangkau, namun membebani anggaran negara.

Cara Cek Harga BBM Terkini

Pria mempraktikkan cara restart HP Vivo (pexels)

Masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi mengenai harga BBM terkini dari berbagai sumber resmi. Memastikan informasi yang akurat sangat penting untuk perencanaan keuangan pribadi.

Setiap penyedia BBM besar di Indonesia, seperti Pertamina, Shell, BP AKR, dan Vivo, memiliki platform informasi yang dapat diakses publik. Situs web resmi mereka secara berkala memperbarui daftar harga produk.

Selain itu, aplikasi MyPertamina menjadi alat yang praktis bagi pengguna Pertamina untuk mengecek harga terbaru serta memanfaatkan fitur lainnya. Media berita nasional terkemuka juga rutin mempublikasikan pembaruan harga BBM dari sumber-sumber yang terverifikasi.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terbaru

      Berita Terkini Selengkapnya