8 Jenis Mesin 4-Tak yang Wajib Kamu Tahu

Taukah kamu, mesin motor empat tak masih memiliki bermacam-macam jenis?

Diterbitkan 25 Oktober 2018, 22:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Paling sering ditanyakan
  • Apa saja jenis mesin motor empat tak yang umum?
  • Apa kelebihan dan kekurangan mesin silinder tunggal?
  • Mengapa mesin Inline Four dianggap ideal?
Baca artikel ini 5x lebih cepat

Otosia.com Mesin kendaraan roda dua yang sering beredar di pasaran, ada empat tak dan dua tak. Taukah kamu, mesin motor empat tak masih memiliki bermacam-macam jenis?

Dilansir dari Visordown, berikut tipe mesin motor empat tak, yang harus diketahui.

1) Silinder Tunggal

Untuk tipe silinder tunggal, memang hanya memiliki satu piston. Mesin ini memang cukup standar, dengan konstruksi yang cukup sederhana.

Mesin ini, cocok untuk produksi motor dengan kapasitas kecil, murah, dan simple, seperti skuter. Namun, mesin ini juga memiliki kelemahan di getaran mesin yang sangat terasa.

2) Parallel Twin

Untuk tipe mesin ini, cocok dengan desain sasis motor konvensional, yang tidak terlalu besar, pendek, dan kompak. Dengan piston tambahan dibanding satu silinder, motor ini mampu meredam sedikit masalah getaran di satu silinder.

3) Inline Three

Dengan mesin tipe ini, bisa digunakan di desain sasis yang lebih lebar sedikit dari parallel twin. Selain itu, bagi banyak pabrikan mesin dengan tipe ini biasanya memiliki handling yang mumpuni.

4) Inline Four

Pertama kali dibuat oleh Honda untuk CB750 pada akhir medio 1960-an. Dengan tipe mesin ini, mampu untuk mencapai titik ideal desain motor, dengan kinerja tinggi, dan keseimbangan antara performa, berat, dan desain.

5) Inline Six

Untuk tipe mesin enam segaris, memang jarang digunakan untuk motor produksi. Pasalnya, mesin ini memiliki bentuk yang sangat lebar, rumit, dan sangat mahal untuk diproduksi.

6) V-Twin

Untuk mesin V-Twin, sepertinya menjadi cukup populer, karena mesin ini bisa bekerja secara melintang dan longitudinal.

Namun, untuk karakteristik yang paling tinggi adalah dengan sudut 90 derajat, karena dapat diatur dalam berbagai bentuk sasis motor.

7) V4

Untuk mesin V4 mirip dengan parallel twin, namun dengan tambahan dua silinder untuk meredam getaran motor. Dan dengan mesin ini, performa semakin meningkat, dan bisa diaplikasi untuk sasis kompak.

8) V5

Untuk tipe mesin ini, hanya ada satu produksi dan terbatas yang pernah dibuat di motor MotoGP Jonda. Tipe mesin V5 menjadi unik, dengan penempatan silinder di 75,5 derajat dengan tiga menghadap ke depan, dan dua menghadap ke belakang.

Dengan tipe mesin tersebut, RC211V memiliki keseimbangan yang luar biasa bila dibandingkan dengan pesaingnya dan sangat cepat, hebat dan tidak seperti yang pernah ada sebelumnya.

Nah Otolovers, berbagai macam jenis mesin motor 4-tak itu akan dipakai sesuai dengan kebutuhan. Rata-rata motor empat tak yang dipakai motor bebek menggunakan tipe single silinder.

Sumber: Liputan6.com

 (kpl/tys)