Mobil Murah, Obat bagi Kenaikan Harga BBM

Sejumlah produsen besar sendiri memang sudah bersiap menyambut resminya regulasi mobil murah yang dilanjutkan dengan penjualan ke publik.

Diterbitkan 28 Juni 2013, 08:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Otosia.com Kenaikan harga BBM diproyeksikan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia Indonesia akan berdampak pada penjualan sepeda motor di harga Rp 14 jutaan. Sementara itu, kondisi serupa belum diproyeksikan berdampak pula terhadap penjualan mobil.

Meski demikian, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebut tidak menutup kemungkinan hal itu akan memberi efek. Ketua Umum Gaikindo Sudirman MR menyebut bahwa penurunan mungkin saja terjadi. Namun ia yakin bahwa hal itu bisa "diobati" dengan penjualan mobil murah ramah lingkungan atau LCGC yang sebentar lagi diharapkan langgeng dalam perniagaannya.

"Harga BBM ini naik, seberapa besar dampaknya. Itu perlu dilihat. (Jikapun ada) diharapkan tidak terlalu lama dan bisa terbantu oleh adanya segmen LCGC," ungkapnya.

Sejumlah produsen besar sendiri memang sudah bersiap menyambut resminya regulasi mobil murah yang dilanjutkan dengan penjualan ke publik. Toyota dan Daihatsu sudah lebih dulu hadir bekerja sama dengan Astra menghadirkan Agya dan Ayla.

Suzuki sendiri sempat menawarkan Alto, lalu semacam memberi revisi dengan menghadirkan Wagon R. Sementara itu, Honda meredefinisi hadirnya Brio dengan mempersiapkan versi murahnya dengan nama Brio "Satya".

 (kpl/why/abe)