10 Fakta "Supersport Kremasi" Paul Walker

Supersport ini terlahir selama tahun produksi 2003-2006 atau dengan kata lain dipasarkan pada periode 2004-2007 di pasar global. Mobil ini merupakan salah satu dari beberapa top supercar dunia beberapa tahun yang lalu, maka tidak salah jika menjadi idola "kebutan" mendiang Paul Walker.

Diterbitkan 02 Desember 2013, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Otosia.com Kecelakaan tragis yang menewaskan bintang THE FAST AND THE FURIOUS, Paul Walker makin tergali fakta-faktanya. Setelah dikabarkan bukan duduk sebagai pengendara mobil, akhirnya telah teridentifikasi siapa orang di balik kemudi itu.

Diduga, pengemudi mobil yang terlibat dalam kecelakaan itu adalah mantan pembalap Roger Rodas. Seperti dilansir dari Justjared, menurut sebuah stasiun radio Santa Clarita, seorang sumber yang dekat dengan lokasi mengungkap hal tersebut.

Paul Walker - Porsche Carrera GT mililknya

Roger sendiri kini menjabat sebagai CEO dari perusahaan kustomisasi mobil, Always Evolving. Ia dikabarkan mengemudikan salah satu mobil favoritnya, Porsche Carrera GT, dengan Paul berada di bangku sebelahnya.

Selain itu, masih banyak fakta terkait dengan sosok "supersport kremasi" ini, Porsche Carrera GT yang dikendarainya memaksanya tidak berkutik dalam jebakan api yang menghanguskan semuanya (termasuk jasadnya) setelah terjadi benturan yang hebat.

Hangus Tak Berbetuk - Porsche Carerra saat dievakuasi

Supersport ini terlahir selama tahun produksi 2003-2006 atau dengan kata lain dipasarkan pada periode 2004-2007 di pasar global. Mobil ini merupakan salah satu dari beberapa top supercar dunia beberapa tahun yang lalu, maka tidak salah jika menjadi idola "kebutan" mendiang Paul Walker.

Berikut spesifikasi Carrera GT "612" sama persis milik sang aktor tersebut:

  • Harga: US$ 450,000 (sekitar Rp 5,3 miliar)
  • Mesin: 5.5 liter V10
  • Transmisi: 6-Speed Manual
  • Horsepower @ RPM: 612 hp @ 8000
  • MPG(Cty): 10 (konsumsi BBM - perkotaan)
  • MPG(Hwy): 16 (konsumsi BBM - jalan bebas hambatan)
  • Torque @ RPM: 590 Nm @ 5750
  • Displacement: 5733 L
  • 0-60 (100 kmh) time: 3.8 sec.
  • Top Speed: 205 mph (330 kmh/kpj)
  • 0-100 time: 9 sec.

 Porsche Carrera GT

 (kpl/abe)

Bobot Ideal

Bobot Ideal

Filosofi Porsche yang selalu menghadirkan mobil-mobilnya dengan teknologi untuk menciptakan bobot yang lebih ringan, tidak terkecuali pada Carrera GT "612" ini.

Supersport ini memiliki dimensi dengan panjang 4,61 meter, lebar 1,92 meter, dan tinggi 1,16 meter serta wheelbase sepanjang 2,73 meter. Untuk bobotnya sendiri, dengan teknologi yang dimilikinya, Carrera ini terbilang sangat ideal yakni seberat 1380 kg (tanpa penumpang).

Tenaga Luar Biasa

Tenaga Luar Biasa

Tidak diragukan lagi mesin 10-silinder berkonfigurasi V-machine (V10) yang biasa digunakan mobil-mobil balap di kompetisi 24 Hours Le Mans - 5,5 L bisa hadir pada supersport Carrera GT ini.

Dengan kapasitas mesin GT yang telah ditingkatkan menjadi 5,7 liter untuk sebuah mobil produksi, memungkinkan tenaga Carrera GT mampu bekerja luar biasa. Carrera GT berhasil membuktikan gelarnya sebagai supersports untuk jalanan melalui torehan speknya.

Carrera GT ini memiliki output tenaga maksimum sebesar 612 hp pada 8000 rpm, torsi maksimum 590 Nm pada 5750 rpm. Top speed-nya mampu menembus angka 205 mph (330 kmh/kpj).

Teknologi Kopling Keramik

Teknologi Kopling Keramik

Terlepas dari teknologi Porsche Ceramic Composite Brakes (PCCB) yang sudah terkenal dan banyak dipuji karena efisiensinya, Porsche membekali GT 612 dengan kopling keramik super ringan pada sistem transmisinya.

Carrera GT menjadi mobil pertama di dunia yang dilengkapi dengan kopling keramik, atau dengan istilahnya yakni Porsche Ceramic Composite Clutch (PCCC)

Melalui dimensi yang ringkas, dua-plat kopling kering ini memenuhi semua persyaratan supersport: dengan diameter plat kopling yang hanya 169 milimeter, namun terbukti tangguh "meladeni" putaran mesin yang dahsyat tersebut.

Sasis dan Bingkai Modul

Sasis dan Bingkai Modul

Carrera GT adalah mobil produksi pertama di dunia yang menggunakan model chassis monocoque dan bingkai modul yang terbuat dari serat karbon yang diperkuat plastik (CFP).

Porsche telah mendaftarkan hak paten untuk teknologinya ini. Karbon merupakan material yang dibawa dari aplikasi ruang angkasa yang paling canggih, dengan proses yang rumit sehingga mampu memberikan kinerja optimal pada performa, bobot dan kekuatan yang maksimal.

Teknologi ini hanya memberikan efek pada performa yang maksimal saja namun juga memberikan dampak pada sistem keamanan yang dapat dipercaya.

Underfloor Mobil Balap

Underfloor Mobil Balap

Dengan kecepatan tertinggi mencapai 205 mph atau sekitar 330 kmh, menjadikan faktor aerodinamika GT 612 menjadi bagian yang paling penting.

Jadi untuk memaksimalkan kinerja downforces pada Carrera GT, mobil fitur geometri underfloor-nya (kolong mobil) mengusung teknologi yang ada pada jenis mobil balap secara keseluruhan.

Kolong mobil seperti pada spek balap ini bersinergi dengan diffuser belakang dan saluran aliran udara, di mana bahan serat karbon yang diusungnya ini akan lebih maksimal dalam menciptakan "hisapan" udara di sektor ini.

Suspensi Set-Up Sensitif

Suspensi Set-Up Sensitif

Konskuensi logis dari menciptakan sebuah mobil bercepatan tinggi seperti pada Porsche Carrera GT ini adalah penggunaan beberapa part yang serba canggih guna menciptakan performa yang maksimal.

Hal ini tampak jelas pada sistem suspensinya yang dibekali dengan set-up yang sensitif. Teknologi ini berarti bahwa elemen spring/peredam dioperasikan oleh pushrods stainless steel dan tuas poros yang dipasang di dalam struktur chassis.

Sehingga sinergi antara beberapa part ini mampu menciptakan sebuah kinerja suspensi yang sangat sensitif pada setiap jenis lintasan. Dengan begitu teknologi ini mampu memberikan efek aman dan nyaman meski Carrera GT dikebut dalam kecepatan maksimal.

Jok Racing Ideal

Jok Racing Ideal

Dalam interior yang canggih dari Carrera GT, menggabungkan aspek lembut dan paduan bahan kulit yang elegan. Selain itu bahan canggih lainnya seperti magnesium dan struktur serat karbon, menyusun bagian-bagian dari interiornya.

Semua kursinya merupakan kombinasi dari desain dan bahan berteknologi terbaru. Ini adalah kursi produksi pertama yang pernah dibuat dari karbon dan komposit serat aramide, Aramide lebih dikenal dengan bahan pengganti atau bahkan serupa dengan kevlar.

Lagi-lagi, Porsche mendesain sedemikian rupa interiornya agar mampu mencapai bobot maksimal yang ideal bagi supersport Carrera GT ini. Secara keseluruhan, penggunaan bahan-bahan ringan ini mampu menyumbang pengurangan bobot bersih mobil sekitar 10 kg daripada kebanyakan bahan umumnya yang dipakainya.

Jok Porsche Carrera GT 2006

Supersport Jalanan

Supersport Jalanan

Carrera GT adalah jenis mobil supersport yang memiliki atap terbuka dengan hanya dua tempat duduk saja. Tapi itu tidak berarti bahwa cuaca buruk akan "mengganggu" kualitas Carrera GT ini. Pasalnya, mobil ini dibekali dengan sistem atap tercanggih dengan menggunakan bahan dua cangkang serat karbon, masing-masing berbobot hanya 2,5 kg saja.

Desain sebuah mobil sangat ditentukan oleh faktor-faktor aerodinamika. Kriteria utama dalam merancang body mobil adalah mempertimbangkan kondisi mobil balap asli yang membutuhkan downforces tinggi.

Porsche Carrera GT

Pada kecepatan tertinggi 330 kmh, Carrera GT mampu menerapkan downforce sekitar 4000 Newton, hal ini berarti sama dengan memberikan beban tekanan pada poros belakang sekitar 400 kg.

Tentu saja hal itu juga hasil dari sinergi kerja desain kolong mobil "beraroma balap" yang diusungnya dengan sistem diffuser pada sektor wing belakang.

Body Monocoque

Body Monocoque

Carrera GT merupakan mobil pertama di dunia, baik di jalanan atau di lintasan balap. Untuk menerapkan desain ini monocoque dan seluruh frame serta semua modul mobil dan komponen terbuat dari karbon - plastik yang diperkuat serat (CFP).

Bertentangan dengan struktur body yang konvensional dengan sejumlah besar komponen individu, monocoque ini justru terbuat dari hanya beberapa elemen shell yang terhubung satu sama lain dalam proses tekanan tinggi.

Modul ini berfungsi untuk mendukung suspensi depan dan belakang dan pada saat yang sama menyerap kekuatan benturan kecelakaan, mempertahankan panel bodi dan interior dalam posisi.

Transmisi Inovatif

Transmisi Inovatif

Sebuah manual gearbox 6-percepatan yang dikembangkan terutama untuk Carrera GT dan diletakkan melintang di bagian belakang mobil mampu menyalurkan tenaga besar mesin dengan lancar dan konsisten. Berbekal desain yang kompak serta pusat gravitasi yang rendah, gearbox ini mampu memberikan kontribusi hingga kondisi terberat sekalipun (saat melaju kencang).

Bersama dengan sudut berat massa yang tepat mendorong dua poros bertindak sebagai pegas torsi berfungsi untuk menyerap goncangan yang dihasilkan dari mesin, mengurangi kebisingan transmisi dalam proses peralihannya.