Daftar Mobil Listrik di Indonesia, Dari Termurah Hingga Termahal

Mobil listrik hadir di Tanah Air dengan beragam bentuk dan harga, mulai dari Rp 500 jutaan hingga lebih dari Rp 1 miliar.

Diterbitkan 29 Agustus 2021, 11:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Otosia.com Percepatan pengembangan kendaraan berbasis baterai oleh Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2021 telah mendorong beberapa brand otomotif menghadirkan mobil listrik, mulai dari kendaraan niaga hingga SUV.

Namun tidak bisa dipungkiri bahwa harga kendaraan listrik tergolong mahal jika dibandingkan mobil dengan mesin pembakaran internal.

Saat ini sedikitnya ada ada lima mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia dari beragam jenis, dari merek Jepang hingga Tiongkok.

Berikut adalah daftar harga mobil listrik yang resmi dijual di Indonesia, dari yang termurah hingga paling mahal: 

 

 

v id="gtx-trans" style="position: absolute; left: 202px; top: -20px;">

 

 (kpl/dit)

Next

1.   DFSK Gelora E

DFSK Gelora E (DFSK)

p>DFSK Gelora E merupakan mobil listrik termurah di Indonesia saat ini. Mobil niaga tersebut dibanderol Rp 480 juta untuk tipe Blind Van atau Rp 510 juta untuk varian Mini Bus.

Dengan harga relatif lebih murah dari pesaingnya, DFSK Gelora E menawarkan sebuah kepraktisan dan multi fungsi. Tipe Mini Bus bisa menampung tujuh penumpang, sementara model Blind Van mempunyai volume kargo hingga 4.8 m3.

Fitur-fitur kenyamanan dan keselamatan mencakup AC, power window, head unit 8 inci, tuas transmisi model kenob, speedometer dengan MID, kamera mundur, ABS, EBD, serta sensor parkir belakang.

Motor listrik bawaannya mempunyai daya pacu sebesar 82 hp dengan torsi maksimal 200 Nm. Baterai yang digunakan berukuran 42 kWh dan bisa menempuh jarak sekitar 300 km atau lebih.

Next

2.   Hyundari Ioniq

Hyundai Ioniq (Hyundai)

p>Hyundai menyediakan dua model untuk Ioniq. Tipe terendah adalah Ioniq Prime dengan harga Rp 637 juta, sementara varian termahal Ioniq Siqnature dibanderol Rp 677 juta.

Perbedaan antara Ioniq tipe Prime dan Signature berada pada fitur-fitur di eksterior dan interior. Pada Ioniq Signature, lampu depan sudah LED dan ada sunroof di atapnya. Untuk Ioniq Prime, karena harganya lebih rendah, lampu masih halogen, serta di atapnya masih polos.

Lanjut baca

Interior kedua mobil pun memiliki perbedaan masing-masing. Di Ioniq Signature, kursi depan sudah elektrik dengan memory seat, pendingin kursi, dan ambient lighting. Sedangan fitur-fitur Ioniq Prime yang juga tersedia di tipe Signature adalah cruise control, keyless entry, pemanas kursi, speedometer digital, dan jok kulit. Sistem keselamatan Ioniq Signature juga lebih lengkap. Perangkat seperti Blind-spot Ini mestinya dikasih koma biar ngak terengah2 bacanya. Sudah saya ksh komCollision Warning (BCW) dan Rear-Cross Traffic Collision Warning (RCCW) tidak ditemukan pada Ioniq Prime. Namun Tire Pressure Monitoring System (TPMS), Electronic Stability Control (ESC), Hill Start Assist (HSA), Anti-lock Braking System (ABS), dan 7 airbags ada di kedua varian. Jantung pacu elektriknya menghasilkan tenaga 139hp dan torsi 295Nm. Hyundai menyematkan baterai  38,3kWh dan mengklaim bahwa mobil ini sanggup menjelajah sejauh 373 km. Akselerasi 0 – 100 km/jam membutuhkan waktu 9.9 detik.    

Halaman
Show All
Redaksi Otosia, Nurrohman Sidiq S.S. S.PdTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan