Varian X-Gear di Grand Livina Baru Kok Tidak Pakai CVT?

All-New Grand Livina menawarkan transmisi baru dari model sebelumnya menggunakan matic konvensional, kini menjadi CVT. Namun, varian X-Gear sebagai model sport justru menggunakan transmisi otomatis konvensional.

Diterbitkan 06 Juni 2013, 13:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Otosia.com All-New Grand Livina menawarkan transmisi baru dari model sebelumnya menggunakan matic konvensional, kini menjadi CVT. Namun, varian X-Gear sebagai model sport dari Livina baru tersebut justru menggunakan transmisi otomatis konvensional.

"Kenapa X-Gear sebagai model teratas justru menggunakan transmisi otomatis konvensional, bukan CVT?  Kenapa kita memakai transmisi normal karena mesinnya didesain untuk transmisi normal (konvensional). Jadi, CVT untuk mesin 1,5 liter HR engine," ungkap Yoshiya Horigome, Vice President National Sales and Marketing PT Nissan Motor Indonesia.

All-New Nissan Livina X-Gear - Rearside

CVT sendiri dianggap lebih unggul dibanding model transmisi matik lama yang mengandalkan planetary gear (gigi planet). Dengan susunan bak planet mengorbit matahari, gigi-gigi itu berputar-berhenti-menahan gerak satu sama lain agar mendapatkan tahap gigi satu, dua, tiga, dan mundur atau lebih simpel lagi.

Cara kerja ini tidak sepresisi CVT yang rasionya cukup lebar karena menggunakan dua "payung" pulley depan-belakang yang berputar dan akan menguncup satu sama lain, dan terhubung dengan belt. Selain lebih nyaman, dan lebih enak saat dikebut, hal ini pun memberi pengaruh pada efisiensi bahan bakar.

Selain beda transmisi, X-Gear sendiri menggunakan mesin 1.798 cc dengan kode mesin MR18DE. Melalui kapasitas yang lebih besar, tenaganya menjadi 126 PS untuk rpm 5200 dengan torsi puncak 17.7 kg-m pada rpm 4.800.

 (kpl/why/abe)