Biaya Membengkak Jika Pemotor Beralih ke LCGC

Peraturan Pemerintah tentang low cost green car (LCGC) diperkirakan akan turun bulan Juni ini. Beberapa rumor menyebutkan bahwa produk LCGC akan dibanderol di bawah Rp 100 juta.

Diterbitkan 17 Juni 2013, 10:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Otosia.com Peraturan Pemerintah tentang low cost green car (LCGC) diperkirakan akan turun bulan Juni ini. Beberapa rumor menyebutkan bahwa produk LCGC akan dibanderol di bawah Rp 100 juta.

Dengan harga di bawah 100 juta ini, sehingga diperkirakan para pengguna motor akan beralih ke mobil murah dari produk LCGC.

Namun hal ini disanggah oleh Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor ketika ditemui usai peresmian Honda Safety Driving Simulator di KidZania Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Gap-nya masih terlalu besar jika Pemotor beralih ke LCGC. Bandingkan saja jika dari harga motor Rp 10 juta-an beralih ke mobil dengan harga Rp 100 juta. Belum lagi perbedaan biaya perawatan, BBM dan pajak kendaraan. Pastinya, biaya mobil akan lebih tinggi dibanding motor," kata Jonfis.

Pada Juli mendatang, rencananya Honda Prospect Motor akan membeberkan soal produknya yang akan dijadikan sebagai mobil murah dan ramah lingkungan. "Tunggu bulan depan, semuanya akan kami umumkan," tambah Jonfis.

 (kpl/tr/vin)