Mobil Murah Ayla Dijual, Bikin Kian Macet?

Sejak awal muncul wacanan bahwa kalau mobil murah jadi diluncurkan, maka kemacetan akan kian parah karena disinyalir makin banyak orang yang membeli mobil. Hal ini pun menjadi semakin santer Daihatsu Ayla diluncurkan.

Diterbitkan 09 September 2013, 15:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Paling sering ditanyakan
  • Mengapa mobil murah seperti Daihatsu Ayla dikhawatirkan?
  • Bagaimana pandangan Daihatsu mengenai kemacetan dan produksi mobil?
  • Berapa harga Daihatsu Ayla tipe termurah?
Baca artikel ini 5x lebih cepat

Otosia.com Sejak awal muncul wacana bahwa kalau mobil murah jadi diluncurkan, maka kemacetan akan kian parah karena disinyalir makin banyak orang yang membeli mobil. Hal ini pun menjadi semakin santer setelah Astra Daihatsu Motor meluncurkan Ayla.

Namun, pihak Daihatsu memberi pandangan tersendiri. Jika banyak dorongan untuk membatasi produksi mobil yang menjadi biang kemacetan, maka menurut Daihatsu itu bukanlah sebuah solusi. Pasalnya, keberadaan mobil murah juga berpengaruh positif terhadap perekonomian.

"Mobil hanya satu bagian dari penyebab kemacetan. Kalau yang lain bisa dibenahi, semestinya bukan (penjualan) mobil yang dihentikan. Produksi mobil itu sangat menunjang ekonomi nasional saat ini. Sehingga marilah kita melihat secara utuh, bukan sekadar dari satu sisi karena produksi mobil," ujar Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor.

Jalan akan semakin padat

Daihatsu Ayla akhirnya diluncurkan dengan harga menarik untuk tipe termurah (tipe D), yakni Rp 76.5 juta dan sudah termasuk pajak alias on-the road Jakarta.

Namun tipe termurah yang merupakan Astra Daihatsu Ayla D yang tanpa dilengkapi AC dan audio. Konsumen pun bisa bisa menambahkan sendiri perangkat-perangkat tersebut setelah membelinya.

Baca Berita Daihatsu Ayla Lainnya

Daihatsu Ayla Rp 76 Juta, Audio dan AC Tambah Saja Sendiri

Daihatsu Ayla Termurah Dijual Rp 76 Juta

Daftar Harga Resmi Daihatsu Ayla

Daihatsu Ayla Akan Tampil Lebih Pesolek?

 

 (kpl/why/sno)