Liputan6.com, Jakarta - Industri otomotif di Indonesia merupakan salah satu sektor yang strategis dan terus berkembang, meskipun menghadapi tantangan ekonomi dan perubahan preferensi konsumen. Sebagai pasar mobil terbesar di Asia Tenggara, Indonesia menjadi arena persaingan berbagai merek dari Jepang, Korea, China dan Eropa.
Sampai awal 2026, dominasi merek Jepang masih cukup kuat, namun merek lain terutama asal China mendapatkan momentum signifikan, khususnya di segmen kendaraan listrik (EV).
Advertisement
Merek Jepang dan Korea
Toyota
Merupakan merek mobil paling dominan di Indonesia berdasarkan data penjualan di berbagai periode 2024–2025, menjadikannya pilihan utama konsumen Indonesia. Penjualan Toyota terus memimpin pasar baik dalam angka wholesales maupun retail. Model-model seperti Toyota Kijang Innova, Avanza, dan Rush berkontribusi besar terhadap hasil penjualan.
Daihatsu
Sebagai bagian dari Toyota Group, Daihatsu juga mendapatkan perhatian signifikan, terutama di segmen mobil kompak dan pickup ringan. Mobil-mobil seperti Daihatsu Sigra dan Gran Max PU memiliki pangsa pasar kuat.
Honda
Honda tetap menjadi salah satu merek teratas di Indonesia, meskipun mengalami penurunan penjualan di bulan-bulan tertentu dibanding tahun-tahun sebelumnya. Honda dikenal dengan model yang responsif terhadap konsumen muda dan kelas menengah seperti Honda Brio dan HR-V.
Mitsubishi Motors
Mitsubishi menjadi pemain penting di segmen MPV dan SUV, seperti Xpander dan Pajero Sport yang populer di kalangan keluarga Indonesia.
Suzuki
Suzuki dikenal kuat di segmen hatchback dan city car dengan model seperti Suzuki Fronx yang cukup diminati konsumen dalam negeri.
Hyundai
Hyundai mengalami pertumbuhan pangsa pasar yang konsisten dan berupaya memperluas lini produknya di Indonesia. Hyundai bahkan terlibat dalam rencana produksi mobil nasional di Indonesia, menandakan komitmennya terhadap pasar lokal.
Advertisement
Kehadiran Merek China yang Berkembang
BYD
BYD menjadi salah satu merek China paling cepat berkembang di Indonesia, terutama di segmen EV. Model-model seperti BYD Atto 1, Sealion 7, M6, dan Atto 3 mendapatkan penjualan yang cukup baik dan menarik perhatian banyak konsumen.
Denza
Brand premium dari BYD ini mulai masuk pasar Indonesia dan sudah mulai menempati posisi dalam daftar penjualan merek teratas, bahkan menyalip beberapa pemain lain pada periode tertentu.
Chery & Wuling
Chery dan Wuling juga aktif menjual kendaraan di Indonesia, dengan Chery fokus pada segmen SUV dan Wuling menawarkan EV serta city car. Kedua merek ini termasuk dalam 10 besar merek mobil terlaris di beberapa periode 2025.
Merek Eropa yang ada di pasaran Indonesia
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dipantau hingga akhir Oktober 2025, penjualan mobil dari Eropa secara keseluruhan hanya menyumbang sekitar 1% dari total penjualan nasional, jauh tertinggal dari dominasi mobil Jepang dan brand mobil China yang semakin berkembang.
Dominasi kecil ini tidak berarti kehadiran merek-merek Eropa tidak signifikan; faktanya, beberapa brand seperti Mercedes-Benz, BMW dan Audi tetap hadir dengan lini produk mereka meskipun menempati segmen pasar yang lebih sempit dan spesifik, khususnya kendaraan premium, mewah, dan teknologi tinggi.
Mercedes-Benz (Jerman)
Mercedes-Benz merupakan salah satu merek paling dikenal di segmen premium Indonesia. Brand asal Jerman ini menawarkan berbagai model mulai dari sedan kelas menengah seperti C-Class hingga SUV besar dan varian listrik EQ yang semakin mendapatkan perhatian konsumen.
BMW (Jerman)
BMW menjadi salah satu merek Eropa yang paling kuat di Indonesia dalam segmen premium, terutama untuk seri-seri seperti 3 Series, Seri X1, X3, dan model-model lain yang sporty dan inovatif. BMW sering dipilih oleh konsumen urban muda yang menginginkan performa dan tampilan sport elegan.
Data penjualan menunjukkan BMW mencatatkan angka ritel lebih tinggi dibanding sebagian besar merek Eropa lainnya, dengan lebih dari 2.000 unit terjual dalam periode Januari–November 2025, menjadikannya pemimpin di segmen premium Eropa di Indonesia.
Audi (Jerman)
Audi dikenal dengan teknologi canggih dan desain interior premium, namun performa penjualannya di Indonesia relatif kecil dibanding pesaing sekelasnya. Dalam periode yang sama di 2025, Audi hanya mencatat sekitar 14 unit penjualan retail, jauh di bawah BMW atau Mercedes-Benz.
Advertisement
Tren Pasar dan Tantangan
Perkembangan pesat merek mobil asal Tiongkok, seperti BYD dan Chery, menunjukkan bahwa konsumen Indonesia kini memiliki pilihan yang jauh lebih luas, termasuk kendaraan listrik dengan harga lebih kompetitif. Hal ini turut menekan pangsa pasar merek Eropa dan Jepang tradisional terutama di segmen kendaraan non-premium.
Pangsa pasar merek Eropa yang kecil sekitar 1 % dari total penjualan menunjukkan bahwa meskipun mobil Eropa memiliki daya tarik tertentu (teknologi, kenyamanan, prestise), pasar luas Indonesia cenderung fokus pada merek yang menawarkan nilai harga lebih terjangkau dan biaya kepemilikan rendah.
Mobil Eropa umumnya dibanderol di segmen premium, sehingga harganya jauh di atas rata-rata kendaraan kelas menengah umum seperti LCGC atau SUV Jepang mainstream. Harga jual yang tinggi ini berbanding dengan biaya perawatan dan spare part yang relatif mahal di Indonesia, membuat konsumen awam seringkali menghindari merek Eropa kecuali mereka berada di segmen atas.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468999/original/093745600_1768041990-young-students-learning-library-bookshelves.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469703/original/032621500_1768177223-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-12T071712.357.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2913252/original/006053400_1568693352-WhatsApp_Image_2019-09-17_at_10.57.35_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/avatars/3852341/original/ACg8ocIvARTvFz60FxywFtNs7dFF_bSNi4P7SDQZffo3LXsNxdOrsLKX%3Ds200.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4895200/original/000541800_1721300152-20240718-Hari_Pertama_GIIAS_2024-ANG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/avatars/1883486/original/094028900_1658454873-foto_diri_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426918/original/003335500_1764321394-20251124_110059.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3412105/original/047684200_1616748119-20210326-Pembiayaan-mobil-bekas-tidak-khawatir-subsidi-pajak-mobil-baru-TALLO-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5354850/original/016154600_1758266431-20250919_115505.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5151352/original/005271600_1741157168-VinFast_VF3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1764681/original/045304100_1510196380-crf150l.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5345440/original/062952500_1757563718-Mercedes-Benz-EQS-solid-state-battery-prototype-012-6-1260x709.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5422264/original/003499700_1763975013-IMG-20251124-WA0015.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5217068/original/096405700_1747043463-Motorhome-Holiday-Red-Centre__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448570/original/099542200_1766033466-YARIS.jpg)