Mitsubishi Pikap Baru Kolaborasi dengan Nissan, Siap Diproduksi di AS Jelang 2030

Mitsubishi pikap baru hasil kolaborasi dengan Nissan akan diproduksi di AS dan ditargetkan rilis sebelum 2030.

Diterbitkan 04 Juni 2026, 15:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mitsubishi bersiap kembali ke segmen pikap menengah Amerika Serikat lewat Mitsubishi pikap baru hasil kolaborasi dengan Nissan. Pabrikan Jepang itu mengonfirmasi proyek ini sebagai bagian strategi pertumbuhan jangka panjang dan menargetkan peluncuran sebelum akhir 2030. Informasi ini disitat dari Car and Driver, Kamis (4/6/2026), menandai kembalinya Mitsubishi setelah absen lebih dari satu dekade di kelas tersebut.

Unit Mitsubishi pikap baru tidak akan diproduksi di fasilitas Mitsubishi sendiri. Kendaraan ini dirakit di pabrik Nissan di Canton, Mississippi, Amerika Serikat. Langkah produksi lokal ini dimaksudkan untuk memanfaatkan kapasitas yang ada dan menghindari tarif impor yang selama ini menjadi tantangan besar bagi kendaraan pikap di pasar AS.

Detail teknis model masih dirahasiakan. Sejumlah laporan menyebut Mitsubishi pikap baru kemungkinan berbasis generasi terbaru Nissan Frontier dengan platform body-on-frame anyar yang direncanakan hadir sekitar 2028. Basis ini juga disebut akan menopang beberapa SUV Nissan dan Infiniti di masa depan.

Kolaborasi Mitsubishi dan Nissan: Produksi Lokal, Efisiensi Biaya

Kerja sama Mitsubishi dan Nissan memberikan jalur produksi yang lebih cepat berkat infrastruktur yang sudah tersedia di Canton. Mitsubishi pikap baru memanfaatkan ekosistem manufaktur Nissan untuk memastikan skala ekonomi dan pasokan komponen yang lebih stabil. Efisiensi ini penting untuk menjaga harga jual kompetitif di segmen yang sensitif terhadap biaya.

Produksi lokal di AS membantu mengurangi risiko logistik panjang serta potensi keterlambatan pengiriman. Strategi ini sekaligus menghindari beban tarif impor pikap yang kerap menekan margin produsen. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari rencana jangka panjang untuk memperkuat kehadiran merek di pasar Amerika Utara.

Kolaborasi juga menekankan pembagian platform dan teknologi yang dapat mempercepat pengembangan produk. Dengan cara ini, Mitsubishi dapat fokus pada penyesuaian desain, penyetelan, dan nilai tambah yang membedakannya dari model Nissan, tanpa mengorbankan waktu ke pasar.

Berbasis Nissan Frontier, Platform Body-on-Frame Baru

Sejalan dengan laporan yang beredar, Mitsubishi pikap baru diproyeksikan memanfaatkan generasi terbaru Nissan Frontier. Platform body-on-frame yang dijadwalkan hadir sekitar 2028 menjadi fondasi utama, menekankan durabilitas dan kemampuan angkut yang menjadi ciri penting pikap menengah. Pendekatan ini diharapkan menjaga karakter utilitas yang kuat.

Basis yang sama disebut akan digunakan untuk beberapa SUV Nissan dan Infiniti, memberi keuntungan dari sisi pengembangan bersama. Konsolidasi platform biasanya meningkatkan efisiensi biaya, ketersediaan suku cadang, serta percepatan siklus pembaruan produk. Hal ini relevan untuk menjaga daya saing jangka panjang.

Walau spesifikasi belum dipublikasi, penggunaan arsitektur modern menjadi indikasi awal bahwa fokus performa dan keselamatan akan diprioritaskan. Paduan kemampuan kerja dan kenyamanan harian menuntut penyetelan yang matang agar sesuai ekspektasi pasar AS yang kompetitif.

Target Penjualan Global dan Kebangkitan Pajero

Rencana Mitsubishi pikap baru selaras dengan target ambisius perusahaan untuk mengerek penjualan global. Mitsubishi menargetkan peningkatan dari sekitar 797 ribu unit menjadi 930 ribu unit pada awal 2030-an. Ekspansi portofolio di segmen pikap menengah Amerika Serikat diharapkan menjadi salah satu pengungkit.

Di luar segmen pikap, perusahaan mengumumkan kebangkitan SUV legendaris Pajero yang juga dikenal sebagai Montero di beberapa pasar. Sinyal ekspansi keluarga Pajero telah disampaikan, menunjukkan fokus pada lini SUV yang kuat. Arah ini memperkaya strategi produk lintas segmen yang saling melengkapi.

Perpaduan antara kebangkitan ikon merek dan perluasan ke segmen bernilai tinggi menuntut eksekusi konsisten. Konsistensi tersebut penting untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan menuju target volume awal dekade mendatang.

Ekspansi Elektrifikasi: Model Berbasis Nissan Leaf

Selain Mitsubishi pikap baru, kerja sama Mitsubishi dan Nissan mencakup pengembangan kendaraan listrik. Salah satu proyek yang tengah disiapkan adalah mobil listrik berbasis Nissan Leaf yang akan dipasarkan dengan identitas Mitsubishi khusus untuk Amerika Utara. Strategi re-badging ini mempersingkat waktu pengembangan sekaligus memperluas pilihan konsumen.

Elektrifikasi menjadi pilar penting dalam peta jalan produk global. Kehadiran model berbasis Leaf dapat memperkuat posisi Mitsubishi di segmen EV tanpa mengulang pengembangan dari awal. Fokusnya tetap pada adaptasi sesuai kebutuhan pasar dan jaringan penjualan yang ada.

Portofolio yang seimbang antara pikap berbasis platform baru dan EV berbasis Leaf mencerminkan transisi bertahap. Transisi tersebut memastikan perusahaan memiliki produk di dua kutub permintaan: utilitas kerja dan elektrifikasi perkotaan.

Fakta Kunci Proyek Mitsubishi Pikap Baru

  • Segmen: pikap menengah untuk pasar Amerika Serikat.
  • Produksi: pabrik Nissan di Canton, Mississippi, AS.
  • Perkiraan peluncuran: sebelum akhir 2030.
  • Basis teknik: generasi terbaru Nissan Frontier, platform body-on-frame sekitar 2028.
  • Tujuan strategis: memanfaatkan kapasitas lokal dan menghindari tarif impor pikap.
  • Agenda produk terkait: kebangkitan Mitsubishi Pajero dan EV berbasis Nissan Leaf.
  • Target penjualan global: dari ±797 ribu menjadi 930 ribu unit pada awal 2030-an.