Liputan6.com, Jakarta - Piringan cakram panas sering dianggap sepele oleh banyak pengendara, padahal kondisi ini menyimpan risiko besar jika ditangani dengan cara yang keliru.
Salah satu kesalahan umum yang masih sering terjadi adalah langsung menyiram piringan cakram dengan air saat suhunya sedang tinggi. Sekilas memang terlihat logis tujuannya agar cepat dingin, namun dalam dunia otomotif, tindakan ini justru bisa berakibat fatal.
Padahal, tindakan ini justru menjadi musuh utama bagi material logam pada sistem pengereman. Secara teknis, logam memiliki sifat memuai saat panas dan menyusut saat dingin.
Advertisement
Jika proses penyusutan terjadi secara paksa dan mendadak, maka struktur internal logam akan mengalami tekanan yang luar biasa besar. Hasilnya bukannya awet, piringan cakram Anda justru berisiko mengalami kerusakan permanen yang berujung pada biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Berikut ulasan lengkapnya, dirangkum Liputan6.com dari sumber Honda pada, Senin (30/3/2026).
Resiko Menyiram Piringan Cakram Panas
Menyiram rem cakram yang sedang panas sangat tidak disarankan karena dapat memicu beberapa kerusakan serius berikut:
Distorsi atau Bengkok (Warping)
Perubahan suhu yang mendadak menyebabkan logam cakram melengkung atau berubah bentuk. Jika piringan tidak rata, Anda akan merasakan getaran pada tuas rem saat digunakan. Selain tidak nyaman, daya pengereman pun menjadi tidak maksimal.
Retak Struktural
Tegangan termal yang muncul akibat pendinginan paksa bisa memicu retakan halus pada permukaan piringan. Retakan ini mungkin kecil, namun dapat melemahkan kekuatan cakram dan berisiko pecah saat motor dipacu dalam kecepatan tinggi.
Penurunan Performa Pengereman
Cakram yang rusak atau melenting tidak akan bisa dijepit secara sempurna oleh kampas rem. Akibatnya, jarak pengereman menjadi lebih jauh, yang tentunya membahayakan keselamatan berkendara.
Risiko Korosi Mendadak
Air yang menguap secara instan pada logam panas dapat mempercepat proses oksidasi atau karat, terutama jika piringan menggunakan material yang rentan terhadap korosi.
Advertisement
Cara Mengatasi Piringan Cakram Panas
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, menyiramnya dengan air adalah kesalahan fatal. Lalu, bagaimana cara yang benar untuk menurunkan suhu rem tanpa mengorbankan keselamatan dan keawetan komponen?
Biarkan Suhu Turun Secara Alami (Pendinginan Pasif)
Ini adalah metode paling aman dan sangat direkomendasikan. Logam membutuhkan waktu untuk mengembalikan ke posisi semula setelah memuai akibat panas.
Cukup parkirkan motor Anda di tempat yang teduh dan biarkan dingin dengan sendirinya selama 15-20 menit.
Hindari Kebiasaan Pengereman Mendadak (Hard Braking)
Salah satu pemicu utama piringan cakram menjadi panas berlebih adalah gaya berkendara yang agresif. Pengereman yang dilakukan secara mendadak dan keras memaksa kampas rem menjepit cakram dengan tekanan ekstrem dalam waktu singkat.Â
Optimalkan Peran Engine Brake
Saat melintasi jalanan menurun yang panjang, jangan hanya mengandalkan rem cakram sepenuhnya. Membiarkan rem terus-menerus terjepit selama turunan akan memicu fenomena brake fade (rem blong akibat panas). Manfaatkanlah engine brake untuk membantu menahan laju kendaraan.Â
Cek Kondisi Komponen Secara Berkala
Perawatan preventif adalah kunci utama. Pastikan Anda rutin memantau ketebalan kampas rem dan kondisi permukaan cakram. Kampas rem yang sudah tipis memiliki material penahan panas yang berkurang, sehingga suhu panas lebih mudah merambat ke piston kaliper dan minyak rem.Â
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5362385/original/028525900_1758862169-IMG-20250926-WA0014.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5538204/original/016923600_1774506348-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-26T130029.116.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540710/original/050306600_1774783440-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-29T181622.306.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5110589/original/063868900_1737973031-JohnCenaQuran1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/avatars/3852341/original/ACg8ocIvARTvFz60FxywFtNs7dFF_bSNi4P7SDQZffo3LXsNxdOrsLKX%3Ds200.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1407518/original/011864300_1479291179-rem.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/avatars/1883486/original/094028900_1658454873-foto_diri_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5264157/original/066914100_1750839824-New_Mitsubishi_Xpander_Exceed_Tourer_CVT_Exterior__22_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4235472/original/033523300_1669118547-Kijang_Innova_Zenix.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4323281/original/087588900_1676349816-elvis-bekmanis-2Z9qLhfWcWM-unsplash.jpg)