Cara Cek Kaki-kaki Mobil Usai Perjalanan Mudik

Jangan abaikan kaki-kaki mobil setelah mudik. Pemeriksaan sederhana ini bisa mencegah biaya perbaikan mahal.

Diterbitkan 01 April 2026, 13:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Paling sering ditanyakan
  • Mengapa penting memeriksa kaki-kaki mobil setelah mudik?
  • Apa risiko jika kaki-kaki mobil tidak diperiksa setelah perjalanan jauh?
  • Komponen apa saja yang perlu diperiksa pada kaki-kaki mobil?
Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Kaki-kaki Mobil menjadi salah satu komponen penting yang sering terlupakan setelah perjalanan jauh seperti mudik. Padahal, kondisi kaki-kaki sangat menentukan kenyamanan, kestabilan, hingga keselamatan saat berkendara.

Setelah mobil dipakai menempuh ratusan bahkan ribuan kilometer, melewati jalan rusak, lubang, atau beban penuh penumpang, komponen ini wajib diperiksa secara menyeluruh.

Mengabaikan kondisi ini bukan hanya membuat berkendara menjadi tidak nyaman karena munculnya bunyi-bunyi aneh, tetapi juga sangat berisiko terhadap keselamatan karena stabilitas mobil yang menurun drastis.

Melakukan cek kaki-kaki mobil adalah prosedur wajib untuk memastikan mobil tetap aman digunakan kembali untuk aktivitas harian di perkotaan. Sektor kaki-kaki terdiri dari berbagai komponen yang saling berkaitan, seperti Shockbreaker, Tierod, Ball Joint, hingga Bushings.

Berikut ini cara cek kaki-kaki mobil, dirangkum Liputan6.com dari sumber Suzuki pada, Rabu (1/4/2026).

Memeriksa Kondisi Shockbreaker

Shockbreaker adalah komponen utama dalam sistem suspensi yang berfungsi meredam guncangan saat mobil melewati jalan tidak rata. Pasca mudik dengan beban berat, bagian ini sering kali menjadi yang pertama mengalami kebocoran.

 

Deteksi Kerusakan Bushing Arm

Bushing arm adalah selongsong karet yang berfungsi sebagai titik tumpu lengan ayun (swing arm) ke sasis mobil. Karet ini bertugas mengisolasi getaran agar tidak merambat ke kabin. Selama mudik, paparan panas jalanan dan puntiran beban berat bisa membuat karet ini pecah atau getas.

 

Tie Rod End dan Long Tie Rod

Komponen ini adalah bagian vital dari sistem kemudi. Tie rod menghubungkan steering rack dengan roda. Setelah menghantam jalan berlubang di jalur mudik, bagian sendi peluru (ball) di dalam tie rod bisa menjadi longgar (oblak), yang menyebabkan setir terasa bergetar atau tidak presisi.

Pemeriksaan Ball Joint

Ball Joint berfungsi sebagai sumbu putaran roda saat mobil belok sekaligus menjadi penahan beban vertikal dari roda. Kerusakan pada bagian ini sangat berisiko; jika sendi pelurunya copot, roda bisa terlepas dari dudukannya dan menyebabkan kecelakaan serius.

Hub Bearing (Laher Roda)

Setelah menerjang genangan air atau debu halus selama ratusan kilometer, pelumas di dalam laher roda bisa terkontaminasi. Hal ini menyebabkan putaran roda menjadi kasar dan menimbulkan suara bising yang masuk ke dalam kabin.

Kondisi Ban dan Velg

Ban adalah satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Pasca mudik, keausan ban harus diperiksa secara detail, terutama jika ada pola aus yang tidak merata (misalnya hanya habis di bagian dalam atau luar saja).

 

Melakukan Spooring dan Balancing Kembali

Setelah semua komponen fisik diperiksa adalah penyelarasan roda. Benturan berulang selama perjalanan jauh dipastikan telah merubah sudut-sudut keselarasan roda Anda.