Liputan6.com, Jakarta - Isu mengenai umur mobil listrik hanya 10 tahun kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta otomotif global maupun nasional. Kekhawatiran ini muncul seiring dengan banyaknya pertanyaan mengenai durabilitas baterai kendaraan listrik (EV) dibandingkan dengan mesin konvensional yang sudah teruji puluhan tahun.
Berdasarkan riset terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature Energy, ditemukan bahwa baterai mobil listrik memang memiliki rentang usia optimal antara 10 hingga 20 tahun tergantung pada pola penggunaan dan manajemen termal. Temuan ini memberikan perspektif baru bahwa degradasi baterai adalah proses alami yang lambat, bukan kerusakan tiba-tiba yang membuat kendaraan mati total setelah satu dekade.
Namun, angka "10 tahun" ini sering disalahartikan sebagai batas akhir pemakaian mobil, padahal faktanya merujuk pada masa garansi rata-rata atau titik di mana kapasitas baterai mulai menurun di bawah 70-80 persen. Berikut penjelasan tentang umur mobil listrik hanya 10 tahun dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (8/10/2026).
Advertisement
Mitos atau Fakta: Umur Mobil Listrik Hanya 10 Tahun?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368605/original/056649500_1791442358-pexels-smart-me-ag-2155714756-34800930.jpg)
Narasi bahwa mobil listrik hanya bisa bertahan satu dekade sebenarnya berasal dari estimasi konservatif pabrikan dan kesalahpahaman membaca data garansi. Sebuah studi yang menganalisis lebih dari 29 juta kendaraan di Inggris antara tahun 2005 hingga 2022 menunjukkan bahwa produsen EV cenderung sangat hati-hati dalam memberikan estimasi umur baterai.
Kenyataannya, teknologi baterai Lithium-ion modern dirancang untuk bertahan jauh lebih lama daripada prediksi awal tersebut. Riset dalam jurnal Nature Energy (2024) berjudul "The closing longevity gap between battery electric vehicles and internal combustion vehicles in Great Britain" mengungkapkan bahwa kesenjangan umur pakai antara mobil listrik dan mobil bensin semakin menipis. Jika mobil bensin rata-rata bisa menempuh hingga 320.000 km sebelum turun mesin mayor, baterai mobil listrik generasi terbaru juga mampu mencapai jarak tempuh serupa dengan kapasitas yang masih layak pakai.
Hanya saja, yang perlu dipahami oleh masyarakat awam adalah konsep State of Health (SoH). Ketika umur mobil listrik hanya 10 tahun disebutkan, itu biasanya merujuk pada kondisi di mana baterai "hanya" mampu menampung 70-80% daya dari kapasitas aslinya. Mobil tersebut masih bisa berjalan normal, hanya saja jarak tempuhnya berkurang.
Advertisement
Faktor Utama yang Memengaruhi Umur Baterai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5199215/original/003683400_1745571075-WhatsApp_Image_2025-04-25_at_12.22.54.jpeg)
Agar tidak terjebak pada ketakutan bahwa umur kendaraan Anda pendek, penting untuk memahami apa saja variabel yang mempercepat kerusakan sel baterai.
1. Manajemen Suhu (Thermal Management)
Suhu adalah musuh utama baterai. Melansir dari laman resmi United States Department of Energy, baterai EV akan mengalami degradasi lebih cepat jika sering terpapar suhu ekstrem, baik terlalu panas maupun terlalu dingin. Di negara tropis seperti Indonesia, sistem pendingin cair (liquid cooling system) pada baterai sangat krusial untuk menjaga suhu tetap stabil saat macet atau parkir di tempat panas.
2. Kebiasaan Pengisian Daya (Charging Habits)
Sering menggunakan fitur DC Fast Charging (pengisian super cepat) setiap hari dapat memanaskan sel baterai secara berlebihan. Studi dari Stanford University yang dikutip oleh media otomotif global menyebutkan bahwa pengisian daya lambat (AC charging) di rumah justru lebih sehat untuk baterai jangka panjang. Selain itu, kebiasaan membiarkan baterai kosong 0% atau terus-menerus diisi 100% juga memperpendek umur pakainya.
3. Siklus Pengisian (Cycle Life)
Setiap baterai memiliki batas siklus charge-discharge (biasanya 1.500–3.000 siklus). Jika Anda sering berkendara jarak jauh dan mengisi daya berkali-kali dalam sehari, siklus ini akan lebih cepat habis. Namun, untuk penggunaan dalam kota yang normal, mencapai batas siklus ini bisa memakan waktu lebih dari 15 tahun.
Regulasi dan Standar Garansi di Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4050572/original/014815400_1655045500-HyundaiSpark5.jpg)
Pemerintah Indonesia tidak tinggal diam dalam menjamin kenyamanan konsumen mobil listrik. Melansir dari regulasi terbaru, Kementerian Perindustrian telah menetapkan standar ketat bagi pabrikan yang merakit atau menjual EV di tanah air.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 15 Tahun 2025, pemerintah mewajibkan setiap kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) yang dijual di Indonesia memberikan jaminan garansi baterai minimal 8 tahun atau 160.000 kilometer. Langkah ini diambil untuk menepis keraguan masyarakat bahwa umur mobil listrik hanya 10 tahun adalah sebuah kerugian. Dengan adanya payung hukum ini, konsumen terlindungi dari risiko kegagalan baterai dini.
Beberapa pabrikan di Indonesia bahkan berani memberikan garansi lebih panjang. Sebagai contoh, Wuling Motors sempat memberikan garansi seumur hidup (lifetime warranty) untuk komponen inti baterai bagi pemilik pertama model tertentu, sementara Hyundai dan Toyota konsisten dengan garansi 8 tahun yang mencakup penggantian jika kesehatan baterai turun di bawah ambang batas tertentu.
Advertisement
Biaya Penggantian Baterai: Apakah Semahal Itu?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260706/original/009138000_1781626670-20260616_231025.jpg)
Salah satu alasan mengapa isu umur pendek ini menakutkan adalah bayangan biaya penggantian baterai yang selangit. Memang benar, baterai adalah komponen termahal dalam sebuah EV, bisa mencapai 30-50% dari harga mobil.
Di Indonesia, estimasi biaya penggantian baterai bervariasi:
- Mobil Listrik Kompak (misal Wuling Air ev): Kisaran Rp70 juta hingga Rp100 jutaan.
- SUV Listrik Menengah (misal Hyundai Ioniq 5/MG ZS EV): Bisa mencapai Rp200 juta hingga Rp300 jutaan.
- Mobil Listrik Premium: Di atas Rp400 juta.
Namun, perlu diingat bahwa teknologi baterai terus berkembang. Harga baterai global trennya terus turun dari tahun ke tahun. Diprediksi pada tahun 2030, harga baterai akan jauh lebih terjangkau seiring dengan skala ekonomi dan ditemukannya material baru yang lebih murah.
Tips Memperpanjang Umur Mobil Listrik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368606/original/067991800_1791442358-pexels-zion-10029877.jpg)
Agar mobil listrik Anda bisa menembus batas psikologis 10 tahun dengan performa prima, berikut beberapa tips perawatan yang bisa diterapkan:
- Jaga Level Baterai: Usahakan baterai berada di rentang 20% hingga 80% untuk penggunaan harian. Hindari mengisi penuh jika tidak akan langsung digunakan perjalanan jauh.
- Hindari Parkir Panas: Sebisa mungkin parkir di tempat teduh untuk meringankan beban sistem pendingin baterai.
- Gunakan Slow Charging: Prioritaskan pengisian daya di rumah (wallbox) daripada sering menggunakan SPKLU Fast Charging.
- Update Software: Rajinlah melakukan pembaruan perangkat lunak di bengkel resmi, karena pabrikan sering merilis update sistem manajemen baterai (BMS) yang lebih efisien.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Umur Baterai Mobil Listrik
Q: Apakah benar mobil listrik tidak bisa dipakai sama sekali setelah 10 tahun?
A: Tidak benar. Setelah 10 tahun, kapasitas baterai mungkin turun menjadi 70-80%, sehingga jarak tempuh berkurang, tetapi mobil masih bisa berjalan normal.
Q: Berapa lama garansi baterai mobil listrik di Indonesia?
A: Berdasarkan regulasi pemerintah dan standar pabrikan, rata-rata garansi baterai adalah 8 tahun atau 160.000 km.
Q: Mengapa fast charging bisa merusak baterai?
A: Arus listrik yang sangat besar pada fast charging menghasilkan panas tinggi yang dapat mempercepat degradasi kimiawi di dalam sel baterai jika dilakukan terlalu sering.
Q: Apakah baterai mobil listrik bisa didaur ulang?
A: Ya, baterai bekas mobil listrik bisa didaur ulang untuk mengambil material berharganya atau dialihfungsikan menjadi penyimpan energi (power bank raksasa) untuk perumahan.
Q: Apa tanda baterai mobil listrik mulai rusak?
A: Tanda paling umum adalah penurunan jarak tempuh yang signifikan, pengisian daya yang menjadi sangat lama atau tidak stabil, dan indikator peringatan pada dashboard.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368500/original/084408500_1791437213-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-08T122327.942.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367891/original/050720300_1791366349-Your_paragraph_text__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3102139/original/023566000_1586872671-buayo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360581/original/027882600_1758710334-prabowo_anies.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368604/original/043496400_1791442358-pexels-kindelmedia-9800029.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5132022/original/031987800_1739435589-Menulis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368495/original/099666300_1791437187-8f332213-e794-4972-94f8-e156123368b3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5152215/original/037201300_1741241082-WhatsApp_Image_2025-03-06_at_1.04.13_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317156/original/062291400_1786004254-larutan_cuka.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362886/original/022410600_1790834282-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2915987/original/061200800_1568880077-Photo_by_Ori_Song_on_Unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5221593/original/020263000_1747364436-stylish-young-man-spectacles-holding-hand-his-chest-asking-his-angry-girlfriend-forgiveness-while-woman-looking-him-making-stop-gesture-as-if-saying-i-need-your-excuse.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367599/original/026600300_1791356955-Gemini_Generated_Image_sh1qnksh1qnksh1q.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4817827/original/014691700_1714478954-pexels-shvets-production-7176319.jpg)