Mobil Listrik Bekas Termurah di Indonesia 'In This Economy'

Salah satu mobil listrik bekas termurah di Indonesia per Oktober 2026 adalah Wuling Air EV, mulai Rp 85 juta. Lengkap dengan daftar harga per tahun, hitungan bi

Diterbitkan 13 Oktober 2026, 08:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu mobil listrik bekas termurah di Indonesia saat ini adalah Wuling Air EV, dengan harga mulai Rp 85 Juta dan sebagian besar unit tahun 2022 sampai 2024 di kisaran Rp 100 Juta sampai Rp 135 juta per 12 Oktober 2026. Angka itu sejajar dengan harga tengah Daihatsu Ayla 1.0 X M/T bekas tahun 2022 sampai 2024, yaitu Rp 109 juta sampai Rp 123 juta.

Mencari kendaraan yang lebih murah memang jadi pola di tengah tekanan ekonomi. Jumlah kelas menengah Indonesia turun dari 57,33 juta orang pada 2019 menjadi 47,85 juta pada 2024 dan sekitar 46,7 juta pada 2025, dikutip dari Liputan6.com, Senin (13/10/2026) dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Mandiri Institute. Mobil listrik bekas yang harganya setara mobil bensin kecil bekas masuk dalam hitungan itu.

Berikut daftar mobil listrik bekas termurah, alasan Air EV paling rendah harganya, hitungan biaya per bulan, sampai hal yang harus dipertimbangkan.

Daftar Mobil Listrik Bekas Termurah di Indonesia

Daftar ini disusun dari iklan aktif marketplace online per 12 Oktober 2026, diurutkan dari harga tengah terendah. Air EV menempati posisi pertama di semua tahun produksi, dengan harga paling rendah Rp 85 Juta untuk unit tahun 2024.

Harga tengah mobil listrik bekas termurah (Rp juta)

Wuling Air EV
Rp 120 Juta
Citroen e-C3
Rp 155 Juta
Neta V
Rp 168 Juta
Wuling Binguo EV
Rp 187 Juta
BYD Atto 1
Rp 209 Juta

Harga tengah seluruh tahun produksi yang dijual per 12 Oktober 2026.

MODEL TAHUN KISARAN HARGA BEKAS HARGA TENGAH
 
Wuling Air EV 2022 Rp 105 - 135 Juta Rp 115,8 Juta
Wuling Air EV 2023 Rp 105 - 131,5 Juta Rp 118,5 Juta
Wuling Air EV 2024 Rp 95 - 140 Juta Rp 115 Juta
Wuling Air EV 2025 Rp 111 - 157 Juta Rp 135 Juta
Citroen e-C3 2024 Rp 155 Juta Rp 155 Juta
Neta V 2023-2024 Rp 150 - 200 Juta Rp 168 Juta
Wuling Binguo EV 2024 Rp 175 - 200 Juta Rp 187 Juta
Wuling Binguo EV 2025 Rp 162 - 195 Juta Rp 185 Juta
BYD Atto 1 2025 Rp 192 - 220 Juta Rp 209 Juta

Selisih ke model berikutnya cukup jauh. Harga tengah Air EV sekitar Rp 120 Juta, sedangkan Neta V mulai Rp 150 Juta dan Citroen e-C3 di Rp 155 Juta.

Wuling Air EV: Spesifikasi dan Harga Barunya

Air EV punya tiga varian yang dijual saat ini. Berikut data dari situs Wuling Indonesia, dengan harga baru Jakarta yang berlaku dari 1 Januari 2026 (label "Harga Mulai").

VARIAN BATERAI JARAK TEMPUH HARGA BARU
 
Lite 200 km 17,3 kWh Hingga 200 km Rp 214 Jutaan
Lite 300 km 26,7 kWh Hingga 300 km Rp 251 Jutaan
Pro 300 km 26,7 kWh Hingga 300 km Rp 307 Jutaan

Semua varian berkapasitas 4 kursi, bermotor 30 kW dengan torsi 110 Nm, memakai baterai Lithium Ferro-Phosphate berating IP67, dan berdimensi 2.974 x 1.505 x 1.631 mm. Wuling mensyaratkan daya listrik rumah minimal 2.200 W untuk mengecas di rumah.

Dibanding harga baru, Air EV Lite 300 km tahun 2025 berharga tengah Rp 132,5 Juta, sekitar 47 persen di bawah Rp 251 Jutaan. Angka ini hitungan kasar terhadap harga baru terkini. Penurunan sedalam ini sejalan dengan posisi Air EV sebagai mobil listrik bekas termurah.

Hitungan 'in this economy': Air EV Bekas vs Ayla Bekas

Harga belinya sama-sama sekitar Rp 100 Jutaan, jadi pembedanya biaya jalan. Tabel berikut membandingkan harga tengah Wuling Air EV dengan Daihatsu Ayla 1.0 X M/T bekas.

TAHUN WULING AIR EV BEKAS DAIHATSU AYLA 1.0 X M/T BEKAS
 
2022 Rp 115,8 Juta Rp 109 Juta
2023 Rp 118,5 Juta Rp 119 Juta
2024 Rp 115 Juta Rp 123 Juta

Dengan jarak 1.000 km per bulan, Air EV yang dicas di rumah memakan sekitar Rp 167 per km, atau Rp 167.152 per bulan. Mobil bensin yang menempuh 15 km per liter dengan Pertalite Rp10.000 per liter memakan sekitar Rp 667 per km, atau Rp 666.667 per bulan. Selisihnya sekitar Rp 499.515 per bulan, atau Rp 6 Juta per tahun untuk 12.000 km.

Hitungan memakai tarif listrik rumah tangga R-1 1.300 sampai 2.200 VA Rp1.444,70 per kWh (kuartal II 2026, tidak naik pada kuartal III) dan spesifikasi Lite 300 km, dengan pemakaian nyata diasumsikan 30 persen lebih boros dari angka pabrikan. Jika mengecas di SPKLU dengan tarif energi paling tinggi sekitar Rp2.467 per kWh (1,5 kali tarif layanan khusus Rp1.644,52), biaya naik menjadi sekitar Rp 285 per km.

Yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Mobil Listrik Bekas Termurah

  • Kabin 4 kursi. Air EV tidak dirancang untuk keluarga besar. Ia lebih pas untuk pemakaian harian dengan penumpang sedikit.
  • Jarak tempuh nyata sekitar 230 km. Angka ini dari jarak resmi Lite 300 km dengan faktor 30 persen, dan bisa lebih pendek pada baterai yang menua.
  • Butuh tempat mengecas. Penghematan terbesar didapat dari mengecas di rumah. Mengandalkan SPKLU membuat biaya per kilometer naik sekitar 1,7 kali.
  • Aturan pajak berubah. Permendagri Nomor 11 Tahun 2026 membuat pembebasan PKB dan BBNKB kendaraan listrik bergantung kebijakan tiap daerah. Pemprov DKI Jakarta menyatakan tetap membebaskannya, dikutip dari Liputan6.com, Selasa (5/5/2026), dan kendaraan listrik produksi sebelum 2026 disebut masih bisa mendapat insentif lama. Cek ke Samsat setempat.
  • Kondisi baterai tidak terlihat dari luar. Minta pemeriksaan baterai dari bengkel atau dealer resmi sebelum membayar.

Tips Membeli Mobil Listrik Bekas Termurah

  • Bandingkan dengan harga baru varian yang sama. Air EV Lite 200 km, Lite 300 km, dan Pro 300 km punya baterai serta harga baru berbeda.
  • Tanyakan varian dan kapasitas baterai unit. Nama varian di iklan bisa berbeda dari nama di situs Wuling.
  • Minta hasil pemeriksaan kesehatan baterai dan tanyakan sisa garansi baterai langsung ke ATPM.
  • Pastikan daya listrik rumah minimal 2.200 W dan ada tempat mengecas sebelum membeli.
  • Bandingkan beberapa iklan dan jangan tergiur satu harga paling rendah. Harga di bawah kisaran pasar perlu dicek kelengkapan dan riwayat unitnya.
  • Cek STNK, BPKB, faktur, dan pajak tahunan, lalu cocokkan nomor rangka dengan dokumen. Cek juga aturan pajak kendaraan listrik di daerah Anda.

Pertanyaan Seputar Mobil Listrik Bekas Termurah

- Apa mobil listrik bekas termurah di Indonesia?

Wuling Air EV, dengan harga mulai Rp 85 Juta per 12 Oktober 2026 untuk unit tahun 2024. Sebagian besar unit tahun 2022 sampai 2024 dijual di kisaran Rp 100 Juta sampai Rp 135 Juta.

- Berapa harga Wuling Air EV bekas per tahun?

Harga tengah Wuling Air EV bekas tahun 2022 sekitar Rp 115,8 Juta, tahun 2023 sekitar Rp 118,5 Juta, tahun 2024 sekitar Rp 115 Juta, dan tahun 2025 sekitar Rp 135 Juta. Kisaran lengkapnya ada di tabel daftar harga.

- Berapa biaya mengecas Air EV per bulan?

Untuk 1.000 km per bulan, Air EV butuh sekitar Rp 167 ribu jika dicas di rumah dan sekitar Rp 285 ribu di SPKLU, memakai tarif Rp1.444,70 dan sekitar Rp2.467 per kWh. Angka ini memakai pemakaian 30 persen di atas angka pabrikan.

- Apakah pajak mobil listrik bekas masih gratis?

Tergantung daerah. Permendagri Nomor 11 Tahun 2026 membuat pembebasan PKB dan BBNKB kendaraan listrik bergantung kebijakan masing-masing daerah. Pemprov DKI Jakarta menyatakan tetap membebaskannya, dikutip dari Liputan6.com, Selasa (5/5/2026), dan kendaraan listrik produksi sebelum 2026 disebut masih bisa mendapat insentif lama. Cek ke Samsat setempat.

- Berapa jarak tempuh nyata Wuling Air EV?

Wuling menyebut hingga 300 km untuk Lite 300 km dan Pro 300 km, serta hingga 200 km untuk Lite 200 km. Dengan faktor 30 persen, jarak nyata Lite 300 km sekitar 230 km per sekali cas, dan bisa lebih pendek pada unit dengan baterai yang sudah menua.

- Apakah mobil listrik bekas lebih murah dari mobil bensin kecil bekas?

Harga belinya setara. Air EV bekas tahun 2022 sampai 2024 berharga tengah Rp 115 Juta sampai Rp 118,5 Juta, sedangkan Daihatsu Ayla 1.0 X M/T bekas tahun yang sama Rp 109 Juta sampai Rp 123 Juta. Perbedaannya ada di biaya energi per kilometer.

Harga bekas dapat berbeda mengikuti jarak tempuh, kondisi, kelengkapan dokumen, dan lokasi unit. Cek langsung ke penjual dan dealer resmi Wuling untuk harga terkini.