Liputan6.com, Jakarta - Ban mobil bisa dibilang adalah salah satu komponen paling krusial dalam keselamatan berkendara. Meski bumper kinclong, mesin bersih, dan interior rapi kalau bannya “sudah tua” atau expired, risiko kecelakaan justru meningkat tanpa ampun.
Pabrikan ban sebenarnya tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada ban mobil seperti pada makanan. Yang tertera pada ban adalah tanggal produksi, bukan kapan ban itu “expire” secara mutlak.
Namun meskipun tidak ada tanggal kedaluwarsa resmi, ban tetap mengalami proses penuaan (aging) secara alami. Itu karena ban terbuat dari karet dan material lain yang akan berubah sifatnya seiring waktu terutama jika sering terkena panas, sinar matahari, dan tekanan yang tidak ideal.
Advertisement
Cara Mengetahui Umur Ban Mobil
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memastikan kondisi ban mobil. Ini penting apalagi bila mobil hendak dipakai untuk perjalanan jauh.
Membaca Kode Produksi (DOT)
Cara mengetahui seberapa tua ban Anda, yang paling sering dilakukan adalah melihat kode produksi DOT di sisi ban. Kode ini merupakan standar internasional yang menjelaskan banyak hal, termasuk tanggal produksi ban.
Caranya, cari 4 digit terakhir dari kode tersebut di sisi samping ban:
- Dua digit pertama= minggu produksi (01-51), dua digit terakhir= tahun produksi.
- Contoh: Kode ban tertulis DOT … 2419
- Artinya ban ini dibuat pada minggu ke-24 tahun 2019
Jika sekarang tahun 2026, kode ban 2419 artinya sudah berusia 7 tahun. Ini menunjukkan ban sudah melewati batas aman 5 tahun dan berpotensi kedaluwarsa.
Pengecekan Tanda Fisik
- Retak-retak (Sidewall Cracking): Adanya retakan kecil di dinding ban menunjukkan kompon karet sudah getas/tua.
- Benjolan: Timbulnya benjolan menandakan struktur kawat atau benang ban sudah putus.
- Tekstur Keras: Karet ban terasa sangat keras dan kehilangan elastisitasnya.
- Warna Pudar: Ban lama seringkali berwarna hitam kusam atau keabu-abuan, tidak hitam pekat.
Tanda Menggunakan Indikator Keausan (TWI)
Setiap ban memiliki Tread Wear Indicator (TWI) di sela alur ban. Jika permukaan tapak ban sudah sejajar atau rata dengan TWI, itu adalah tanda ban sudah botak dan harus diganti, terlepas dari usianya.
Advertisement
Kapan Sebaiknya Anda Memeriksa Ban?
Waspadai pola keausan tidak wajar pada ban Anda. Jika Anda menemukan penipisan yang hanya terjadi di bagian tengah, bahu, atau sisi tertentu secara berulang, segera lakukan pemeriksaan. Penanganan dini sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan menjamin keselamatan berkendara.
Secara teknis, karet ban akan mengalami proses oksidasi (pengerasan) seiring berjalannya waktu, meskipun kelihatannya tapaknya masih tebal.
- Pemeriksaan meliputi: Mengecek keretakan halus di dinding ban (sidewall), keausan tapak, dan elastisitas karet.
- Batas Maksimal: Meskipun dirawat dengan baik, sebagian besar produsen menyarankan penggantian total setelah ban berusia 10 tahun dari tanggal produksi, tanpa melihat kondisi fisiknya.
Cara Menghindari Keausan Dini pada Ban Mobil
Usia dan jarak tempuh memang faktor utama keausan ban, namun tindakan pencegahan dapat memperpanjang usia pakainya. Sangat disarankan untuk memantau tekanan udara secara berkala.
Periksa tekanan ban secara teratur
Ban dengan tekanan rendah memicu keausan dini serta meningkatkan konsumsi bahan bakar akibat hambatan gulir yang lebih besar.
Pastikan Anda melakukan pengecekan setiap bulan untuk ban utama dan setahun sekali untuk ban cadangan. Selalu ikuti rekomendasi tekanan dari produsen, karena tekanan yang berlebih pun dapat merusak struktur ban secara prematur.
Hindari guncangan
Hindari benturan keras pada lubang atau polisi tidur! Guncangan tersebut dapat merusak alignment (geometri) kendaraan Anda. Geometri yang tidak selaras akan mempercepat keausan ban secara tidak merata, sehingga Anda harus mengeluarkan biaya penggantian ban lebih cepat.
Simpan ban dengan benar
Penyimpanan yang tepat adalah kunci menjaga kualitas ban saat sedang berganti musim. Jika Anda menyimpan ban cadangan atau ban musim tertentu, pastikan lokasinya bersih, memiliki sirkulasi udara yang baik, dan terhindar dari paparan cuaca luar.
Mengingat suhu ekstrem dapat mempercepat penuaan karet, simpanlah ban di ruangan dengan suhu stabil dan jauhkan dari paparan sinar matahari langsung untuk menjaga elastisitasnya.
Advertisement
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5431213/original/086916600_1764731566-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-03T101200.887.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3354239/original/044328800_1611127016-20210120-Program-PEN-Sektor-Ketenagalistrikan-Herman-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5381206/original/030625100_1760495138-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-15T090834.227.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5306704/original/080618800_1754448434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__43_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/avatars/3852341/original/ACg8ocIvARTvFz60FxywFtNs7dFF_bSNi4P7SDQZffo3LXsNxdOrsLKX%3Ds200.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3998819/original/030836700_1650290003-julian-ggRSY1u4c9k-unsplash.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330464/original/045376400_1756361701-5feaf112c9e80.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/avatars/1883486/original/094028900_1658454873-foto_diri_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476281/original/001684200_1768724614-IMG-20260118-WA0011.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476282/original/059647400_1768724614-IMG-20260118-WA0008.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475883/original/034432600_1768671998-IMG-20260118-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1105336/original/016381800_1452248774-Spooring.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330464/original/045376400_1756361701-5feaf112c9e80.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486980/original/017655700_1769652422-Cuci_Mobil_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5421061/original/076100000_1763870277-noda_air_dan_jamur_di_kaca_mobil.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2969538/original/038066800_1573956223-Kawasaki-KLX150-offroad2.jpg)