Pajak Toyota Raize 2026: Daftar Lengkap Semua Varian, Cara Hitung, dan 5 Tips Hemat Biaya Kepemilikan

Daftar pajak Toyota Raize 2026 mulai Rp 2,2 juta-Rp 4,5 juta per tahun. Lengkap: cara hitung PKB, pajak progresif, bayar online, dan tips hemat kepemilikan.

Diterbitkan 30 Juni 2026, 14:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pajak Toyota Raize menjadi salah satu hal penting yang perlu diketahui para calon pemilik. Berdasarkan penelusuran, pajak per tahun SUV kompak ini berada di rentang Rp 3-4 jutaan. Angka ini tergolong kompetitif untuk kelas small SUV, tetapi bisa membengkak cukup signifikan jika Anda tidak memahami seluk-beluk perhitungannya.

Tahun 2026 menjadi momen krusial bagi pemilik Toyota Raize. Banyak unit Toyota Raize, khususnya keluaran tahun 2021, akan memasuki siklus pajak lima tahunan. Artinya, ada biaya tambahan yang harus disiapkan di luar pajak rutin. Artikel ini menyajikan panduan lengkap agar Anda tidak kaget saat tagihan datang.

Komponen Pajak Toyota Raize yang Wajib Dipahami

Sebelum masuk ke angka-angka, pahami dulu apa saja yang membentuk total tagihan pajak kendaraan Anda. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dihitung berdasarkan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang ditetapkan pemerintah provinsi, ditambah SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) sebesar Rp 143.000 untuk mobil penumpang.

NJKB bukanlah harga pasaran umum, melainkan nilai yang ditetapkan oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). Untuk menghitung NJKB, gunakan rumus (PKB/2) x 100. Nilai PKB sendiri bisa Anda temukan di lembar belakang STNK.

Dilansir dari Edmunds, biaya pajak dan registrasi hanyalah satu bagian dari total biaya kepemilikan kendaraan. Edmunds True Cost to Own memperhitungkan delapan komponen biaya kepemilikan: depresiasi, bunga pembiayaan, pajak dan biaya, premi asuransi, bahan bakar, perawatan, perbaikan, dan kredit pajak federal. Perspektif ini penting agar Anda tidak hanya fokus pada pajak tahunan saat merencanakan anggaran.

Baca juga: Cara Hitung Pajak Progresif Mobil, Berikut Contohnya

Daftar Pajak Tahunan Toyota Raize Per Varian

Toyota Raize dijajakan dalam 6 opsi tipe, yaitu 1.0T S CVT, 1.0 X CVT TSS, 1.0T G CVT, 1.0T G M/T, 1.2 G CVT, dan 1.2 G M/T. NJKB-nya dimulai dari Rp 146 juta hingga Rp 198 juta. Perbedaan NJKB inilah yang menyebabkan besaran pajak setiap varian berbeda.

Berikut estimasi pajak tahunan Toyota Raize untuk kepemilikan pertama:

Tipe Tahun Estimasi Pajak/Tahun
Raize 1.2 G MT 2021 Rp 2.290.000
Raize 1.2 G CVT 2021 Rp 2.472.000
Raize 1.0 G MT Turbo 2021 Rp 2.535.000
Raize 1.0 GT CVT 2021 Rp 2.700.000
Raize 1.0S CVT Turbo 2021 Rp 2.866.000
Raize GR Sport 2021 Rp 3.230.000
Raize GR Sport Turbo 2021 Rp 3.760.000

NJKB Raize berbeda-beda tergantung varian, tahun produksi, dan wilayah registrasi. Di DKI Jakarta, pajak cenderung lebih tinggi dibandingkan daerah lain karena nilai pasar yang lebih besar.

Untuk varian terbaru yang masih dijual, sebagaimana dilaporkan NerdWallet dalam konteks global, mobil baru biasanya kehilangan sekitar 15% hingga 20% nilainya di tahun pertama, dan sekitar 15% per tahun selama empat tahun berikutnya. Pola penyusutan serupa berlaku pada NJKB di Indonesia, semakin tua usia kendaraan, semakin rendah NJKB-nya, dan pajak pun ikut turun.

Baca juga: Harga Toyota Raize dan Spesifikasinya, Pertimbangkan Hal-Hal Ini

Cara Menghitung Pajak Toyota Raize Sendiri

Menghitung pajak kendaraan sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Berikut langkah-langkahnya:

Langkah 1: Temukan NJKB Kendaraan Anda

NJKB merupakan nilai kendaraan yang ditetapkan pemerintah daerah, bukan harga beli aktual di dealer. Tarif PKB umumnya berkisar 1-2 persen untuk kepemilikan kendaraan pertama. Anda bisa menemukan nilai PKB di lembar belakang STNK, lalu menghitung NJKB dengan rumus (PKB/2) x 100.

Langkah 2: Hitung PKB

Mengacu pada autoini, di Indonesia, pajak jalan tahunan disebut Pajak Kendaraan Bermotor atau PKB. Tarifnya tergantung pada provinsi dan merupakan persentase dari nilai pasar kendaraan. Sebagai pedoman umum, pajak jalan untuk mobil berada di kisaran 1,5% hingga 2% dari harga pasar kendaraan saat ini.

Rumus: PKB = NJKB x Bobot Koefisien x Tarif Pajak

Langkah 3: Tambahkan SWDKLLJ dan Biaya Administrasi

SWDKLLJ adalah sumbangan wajib yang dibayarkan tiap tahun bersama dengan pajak kendaraan tahunan, bersifat wajib dengan biaya untuk roda empat sebesar Rp 143.000. Tambahkan juga biaya pengesahan STNK sebesar Rp 50.000.

Contoh Perhitungan Nyata

Untuk Toyota Raize 1.0 Turbo GR Sport TSS CVT tahun 2024, asumsikan NJKB sebesar Rp 175.000.000 dengan bobot koefisien 1.0 untuk kendaraan penumpang pribadi. Total Pajak 1 Tahunan: Rp 3.500.000 (PKB) + Rp 143.000 (SWDKLLJ) + Rp 50.000 (Pengesahan STNK) = Rp 3.693.000.

Baca juga: Cara Menghitung Pajak Kendaraan Tahunan dan 5 Tahun, Lengkap Rumusnya

Pajak Progresif: Dampak Besar untuk Pemilik Lebih dari Satu Kendaraan

Faktor yang paling signifikan dalam menentukan besaran pajak Toyota Raize adalah status kepemilikan kendaraan dalam satu Kartu Keluarga (KK). Sesuai dengan regulasi HKPD, pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk menetapkan tarif progresif yang lebih tinggi bagi pemilik kendaraan kedua dan seterusnya.

Berdasarkan data dari situs informasi perpajakan DKI Jakarta, berikut tarif progresif yang berlaku:

Kepemilikan Ke- Tarif PKB
Pertama 2%
Kedua 2,5%
Ketiga 3%
Keempat 3,5%
Kelima dst. 4%

Untuk kepemilikan kedua, PKB Toyota Raize GR Sport memiliki pokok PKB sebesar Rp 4.777.500, terdapat selisih Rp 955.500 lebih mahal dibanding kepemilikan pertama. Namun untuk besarnya SWDKLLJ tetap sama, yakni Rp 143.000 karena jenis biaya ini tidak mengenal istilah progresif. Jadi total pajak Toyota Raize per tahun untuk kepemilikan kedua ialah Rp 4.920.500.

Pajak progresif mobil bertujuan untuk mengendalikan pertumbuhan jumlah kendaraan di suatu daerah, sehingga dapat mengurangi kemacetan dan dampak lingkungan. Jika Anda berencana memiliki lebih dari satu kendaraan, pertimbangkan dampak pajak progresif ini terhadap anggaran tahunan.

Baca juga: Panduan Lengkap Pajak Progresif Kendaraan Bermotor

Pajak 5 Tahunan Toyota Raize: Siapkan Dana Tambahan

Pada tahun 2026, banyak unit Toyota Raize keluaran 2021 yang akan memasuki siklus pajak lima tahunan. Proses ini melibatkan penggantian plat nomor (TNKB) dan pengecekan fisik kendaraan. Total biaya tambahan pada siklus ini mencapai Rp 300.000 di luar PKB dan SWDKLLJ.

Rincian biaya tambahan pajak 5 tahunan:

  • Penerbitan STNK Baru: Rp 200.000
  • Penerbitan TNKB (Plat Nomor) Baru: Rp 100.000

Pemilik diwajibkan membawa dokumen asli (BPKB, STNK, KTP) dan menghadirkan unit kendaraan di kantor Samsat setempat untuk verifikasi nomor rangka dan nomor mesin. Proses ini tidak bisa dilakukan secara online, jadi alokasikan waktu khusus untuk mengunjungi Samsat.

Cara Bayar Pajak Toyota Raize: Online dan Offline

Kemudahan pembayaran pajak Toyota Raize pada tahun 2026 didukung oleh transformasi digital yang masif. Berikut opsi pembayaran yang tersedia:

Pembayaran Online via Aplikasi SIGNAL

Aplikasi resmi yang dibuat oleh Korlantas Polri bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Jasa Raharja untuk memudahkan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pengesahan STNK tahunan, hingga pembayaran SWDKLLJ secara online.

Langkah singkatnya:

  1. Unduh aplikasi SIGNAL dari Play Store atau App Store
  2. Registrasi dengan NIK, foto KTP, dan verifikasi wajah
  3. Tambahkan data kendaraan (plat nomor dan nomor rangka)
  4. Dapatkan kode bayar dan lakukan pembayaran via bank atau dompet digital
  5. Bukti bayar digital (e-TBPKP) akan muncul otomatis

Baca juga: Bayar STNK Online, Solusi Praktis untuk Pembayaran Pajak Kendaraan

Pembayaran Offline

Untuk Anda yang lebih nyaman bertatap muka langsung, tersedia beberapa opsi: Samsat Induk, Samsat Keliling di titik-titik keramaian, Gerai Samsat di pusat perbelanjaan, serta pembayaran melalui marketplace dan e-commerce seperti Tokopedia dan GoPay.

Momentum Pemutihan Pajak DKI Jakarta 2026

Kabar baik bagi pemilik Toyota Raize yang berdomisili di Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan program pemutihan pajak kendaraan bermotor mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Melalui kebijakan pembebasan sanksi administratif, wajib pajak dapat melunasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tanpa dikenakan bunga keterlambatan. Ini artinya, jika Anda memiliki tunggakan, cukup bayar pokok pajaknya saja tanpa denda.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dikutip dari Kompas, menegaskan, "Pemutihan pajak belum setiap tahun pasti ada. Harusnya momentum ini dimanfaatkan."

Baca juga: Cek Pajak Kendaraan Online Sekaligus Bayarnya: Mudah dan Tanpa Ribet

5 Tips Menghemat Total Biaya Kepemilikan Toyota Raize

Mengutip riset AAA 2025 yang dirujuk NerdWallet, biaya rata-rata kepemilikan dan pengoperasian kendaraan baru adalah USD 11.577 per tahun, yang merupakan penurunan sebesar USD 719 dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini mencakup semua komponen, bukan hanya pajak. Berikut strategi praktis untuk pemilik Raize di Indonesia:

1. Bayar Pajak Tepat Waktu, Hindari Denda 25%

Keterlambatan 1 bulan dikenakan denda sebesar 25%. Untuk keterlambatan 2 bulan hingga 1 tahun, rumusnya adalah PKB x 25% x jumlah bulan/12 ditambah denda SWDKLLJ. Untuk Toyota Raize dengan PKB Rp 3 juta, telat 6 bulan saja bisa menimbulkan denda lebih dari Rp 475.000.

2. Manfaatkan Program Pemutihan

Kebijakan pembebasan sanksi berlaku bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran pada periode 1 Juni hingga 31 Agustus 2026. Selama periode tersebut, masyarakat cukup membayar pokok pajak kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Panduan Lengkap Cara Melihat Pajak Kendaraan di STNK

3. Pertimbangkan Dampak Pajak Progresif

Jika Raize GR Sport merupakan kendaraan kedua, PKB pokoknya dapat melonjak dari Rp 4,1 juta menjadi sekitar Rp 5,1 juta. Hal ini menuntut pemilik untuk lebih cermat dalam melakukan registrasi data kepemilikan.

4. Pilih Varian Sesuai Kebutuhan, Bukan Gengsi

Model 1.0 Turbo memiliki NJKB lebih tinggi dibanding 1.2 naturally aspirated. Mobil baru memiliki NJKB tertinggi; nilai menyusut seiring usia sehingga mobil 3-5 tahun biasanya lebih hemat pajak. Selisih pajak antara varian terendah dan tertinggi bisa mencapai Rp 1,5 juta per tahun.

5. Hitung Total Cost of Ownership Sebelum Membeli

Mengacu pada Kelley Blue Book, biaya kepemilikan 5 tahun adalah total biaya terkait kendaraan yang kemungkinan harus Anda tanggung selama 5 tahun pertama. Ketika mempertimbangkan asuransi, biaya perawatan, bahan bakar, dan terutama depresiasi, memilih model yang sedikit lebih mahal bisa justru menghemat uang dalam jangka panjang.

Baca juga: Cara Bayar Pajak Kendaraan Online Tanpa ke Samsat

Waspada Hoaks Pemutihan Pajak Online

Di tengah maraknya program pemutihan, waspadalah terhadap penipuan. Klaim link pendaftaran pemutihan pajak kendaraan 2026 telah dikonfirmasi tidak benar. Korlantas menyebutkan, belakangan ini marak beredar akun-akun hoaks dengan modus penipuan berkedok pemutihan pajak kendaraan.

Selalu verifikasi informasi melalui kanal resmi: situs Samsat provinsi, aplikasi SIGNAL, atau datang langsung ke kantor Samsat terdekat.

Baca juga: Cara Bayar Pajak Kendaraan Online di Aplikasi SIGNAL

Perbandingan Pajak Raize dengan Kompetitor

Untuk memberikan perspektif, berikut perbandingan estimasi pajak tahunan SUV kompak populer di Indonesia (kepemilikan pertama, varian menengah, tahun 2021-2022):

Model Estimasi Pajak/Tahun
Toyota Raize 1.0T G CVT Rp 2,7 juta
Daihatsu Rocky (kembaran Raize) Rp 2,5 - 2,8 juta
Honda WR-V Rp 3,0 - 3,5 juta
Kia Sonet Rp 2,8 - 3,2 juta

Biaya kepemilikan Raize tetap terjangkau berkat konsumsi BBM yang efisien dan perawatan mudah. Dengan pajak yang relatif bersahabat, Raize menjadi salah satu pilihan paling masuk akal di segmennya.

Baca juga: Bayar Pajak Kendaraan dengan Aplikasi SIGNAL, Praktis Tanpa ke Samsat

Opsen PKB: Komponen Baru yang Perlu Diketahui

Di beberapa daerah, terdapat tambahan Opsen PKB yang biasanya 66% dari PKB. Komponen ini merupakan pungutan tambahan yang ditetapkan berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD, dan besarannya bisa berbeda di setiap provinsi. Pastikan Anda mengecek komponen ini saat menghitung estimasi pajak di daerah tempat kendaraan terdaftar.

Baca juga: Cara Bayar Pajak Kendaraan Online Jakarta Tanpa Perlu ke Samsat

Pertanyaan & Jawaban Seputar Pajak Toyota Raize 2026

Berapa pajak Toyota Raize per tahun untuk kepemilikan pertama?

Untuk Toyota Raize 1.0 S CVT GR Sport, PKB mobil ini tercatat mencapai Rp 3.822.000 untuk kawasan DKI Jakarta, dengan catatan biaya tersebut untuk kepemilikan pertama atas nama perorangan. Jika ditambahkan SWDKLLJ sebesar Rp 143.000, maka total pajak tahunan mencapai Rp 3.965.000. Untuk varian yang lebih rendah seperti 1.2 G MT, pajaknya bisa dimulai dari sekitar Rp 2,2 jutaan.

Bagaimana cara cek pajak Toyota Raize secara online?

Anda bisa mengecek besaran pajak melalui beberapa cara: mengakses situs e-Samsat sesuai provinsi (e-samsat.id), menggunakan aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional), atau melalui aplikasi e-wallet yang terintegrasi dengan layanan Samsat. Selalu gunakan data resmi Samsat untuk menghitung pajak akurat sesuai lokasi Anda.

Apakah pajak Toyota Raize akan turun setiap tahun?

Semakin baru tahun produksi mobil dan semakin tinggi variannya, cenderung semakin tinggi pula pajaknya. Sebaliknya, nilai NJKB menyusut seiring usia, sehingga mobil 3-5 tahun biasanya lebih hemat pajak. Jadi ya, pajak Toyota Raize akan menurun secara bertahap seiring bertambahnya usia kendaraan karena penyusutan NJKB. Namun, perubahan regulasi di tingkat daerah juga bisa memengaruhi besaran akhir.

Baca juga: Cara Bayar Pajak Mobil Online yang Mudah dan Praktis via Aplikasi

Perencanaan Pajak yang Matang, Kepemilikan yang Tenang

Memahami struktur pajak Toyota Raize bukan sekadar soal taat regulasi. Ini adalah bagian dari perencanaan keuangan yang cerdas. Dengan pajak tahunan mulai Rp 2,2 juta untuk varian terendah hingga sekitar Rp 4,5 juta untuk varian tertinggi, Raize tetap menjadi salah satu SUV kompak dengan biaya kepemilikan paling kompetitif di kelasnya.

Catat tanggal jatuh tempo pajak di kalender ponsel Anda, manfaatkan aplikasi SIGNAL untuk pembayaran digital, dan jangan lewatkan program pemutihan jika tersedia di daerah Anda. Langkah-langkah sederhana ini bisa menghemat ratusan ribu rupiah setiap tahunnya.

Baca juga: Panduan Lengkap Bayar Pajak Kendaraan via SIGNAL

Informasi pajak bersifat estimasi dan dapat berubah sesuai regulasi pemerintah daerah. Verifikasi langsung untuk data paling akurat.